Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tangki Penyimpan Gas Pertamina di Makassar Ambruk

Tangki penyimpan bahan bakar gas untuk produk gas tabung (liquefied petroleum gas/LPG) di Terminal Bahan Bakar Minyak milik Pertamina di Makassar ambruk.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 22 Agustus 2017  |  05:00 WIB
Petugas memeriksa dispenser gas saat Peresmian SPBG Ecostation terintegrasi SPBU di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation, Jalan Cilandak, Jakarta, Kamis (4/5). - JIBI/Nurul Hidayat
Petugas memeriksa dispenser gas saat Peresmian SPBG Ecostation terintegrasi SPBU di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation, Jalan Cilandak, Jakarta, Kamis (4/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA --Tangki penyimpan bahan bakar gas untuk produk gas tabung (liquefied petroleum gas/LPG) di Terminal Bahan Bakar Minyak milik Pertamina di Makassar ambruk.

Vice President Corporate Coomunication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan tangki penyimpan bahan bakar gas di TBBM unit distribusi VII Sulawesi yang berada di kawasan Pelabuhan Makassar memang ambruk. Namun, hal itu tak mengganggu kegiatan penyaluran distribusi gas.

Adapun, dalam keterangan resminya, ambruknya tangki itu akibat rusaknya bagian penyangga.

Kejadian nyaris serupa pernah terjadi pada 2009. Pada delapan tahun lalu, kejadiannya lebih parah karena api membakar dua fasilitas pengisian gas tabung dan empat mobil tangki sehingga menelan kerugian hingga Rp15 miliar.

"Iya tapi tidak mengganggu distribusi," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (21/8/2017) malam.

Kendati pernah terjadi hal yang nyaris serupa, dia tak memberi keterangan lebih lanjut tentang upaya pencegahan dari perseroan agar peristiwa yang sama tak lagi terulang.

Area Manager Communication & Relations Sulawesi, Hermansyah Y Nasroen memastikan tak ada korban di lokasi dan hingga saat ini pihaknya masih melakukan perbaikan juga penyelidikan penyebab ambruknya tangki. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tak merasa khawatir karena penyaluran LPG tetap berjalan.

"Penyebab dari insiden ini masih dalam tahap investigasi dan saat ini juga sedang dilakukan upaya-upaya perbaikan terhadap kerusakan tersebut," katanya dalam keterangan resmi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbg
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top