Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produk UKM Tanah Air Laris di Korsel

Produk-produk milik pelaku Usaha Kecil Menengah asal Indonesia mendapat respons positif dari masyarakat Korea Selatan
Anissa Margrit
Anissa Margrit - Bisnis.com 26 Juli 2017  |  17:16 WIB
Ilustrasi. - .Istimewa
Ilustrasi. - .Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA— Produk-produk milik pelaku Usaha Kecil Menengah asal Indonesia mendapat respons positif dari masyarakat Korea Selatan.

Dalam pameran Handmade Korea Summer 2017 yang diselenggarakan di Samseongdong COEX, Seoul pada 20-23 Juli 2017, Indonesia membuka 16 booth yang diisi oleh 28 perusahaan Tanah Air.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam acara ini sangat bermanfaat untuk mengangkat produk-produk dalam negeri.

“Kita bisa menunjukkan kepada dunia internasional bahwa karya-karya seni dari Indonesia punya nilai keunikan tersendiri, berbeda dari negara-negara lain. Meskipun Indonesia baru pertama kali, tapi respons pengunjung sangat baik,” papar dia dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (26/7/2017).

Asisten Deputi Perikanan dan Peternakan Kementerian Koperasi dan UKM Devi Rimayanti mengungkapkan respons masyarakat Seoul terhadap produk-produk buatan UKM Indonesia positif, karena hampir seluruh produk yang ditawarkan habis terjual. Selain itu, beberapa pelaku usaha juga mendapatkan calon buyer yang serius menindaklanjuti transaksi yang terjadi.

Produk-produk yang menjadi primadona utamanya berupa kerajinan kerang, produk untuk spa, kerajinan kayu dan rotan, kerajinan batu, ecoprint, serta kerajinan bambu.

“Produk-produk UKM dari Indonesia yang ikut hadir dalam event ini dapat bersaing dengan produk-produk UKM yang ada di pameran tersebut, terutama bersaing dari harga. Dengan kualitas yang sama, tapi kita bisa memberikan harga yang lebih rendah,” terang dia.

Pelaku UKM nasional yang difasilitasi oleh Kemenkop UKM dalam ajang tersebut yaitu Rahmat Margohadi, Oesing Craft, CV Exotic by Ary, CV Yuka, CV Kay Nusa Bihaka, Mohoi, Ical’s Craft, CV Franaspa, Sahara Nusa Indo, Dian Rizqita, CV Bukit Damarsakti, PT Versaguna Internasional, Kelompok Tenun Putri Ma, Ubdy Bali, Ruang Rusa, CV Aryasena, PT Harpa Inti Mandiri, CV Palem Craft Jogja, Fifi Collection, Galeri Banon, Jayakawentar, Antique Batik, dan Sabila Craft.

Pemerintah Kota Bandung juga turut berpartisipasi dengan menghadirkan Little Bandung Mobile, dengan membawa produk-produk peserta Little Bandung.

Handmade Korea adalah acara yang menghubungkan masyarakat umum dengan para pekerja seni dan seniman dari berbagai negara. Pada 2016, tercatat lebih dari 38.000 pengunjung yang hadir dan diikuti oleh 353 peserta. Tahun ini, terdapat delapan negara yang ikut serta di antaranya Jepang, China, dan Indonesia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerang
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top