TOL CIPALI: Jumat Pagi, Jumlah Kendaraan di GT Palimanan Melonjak

Volume kendaraan yang melintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol (GT) Palimanan pada H-2 pagi, Jumat, 23 Juni 2017 hingga pukul 06.00 WIB tercatat paling tinggi dalam sepekan terakhir dan mencapai lebih dari 3 kali lipat volume normal.
Deandra Syarizka | 23 Juni 2017 13:25 WIB
Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan di gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/6/2017). Polda Jawa Barat mengerahkan 506 personel Brimob untuk melakukan pengamanan di jalur mudik hingga lebaran. - Antara/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA-- Volume kendaraan yang melintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol (GT) Palimanan pada H-2 pagi, Jumat, 23 Juni 2017 hingga pukul 06.00 WIB tercatat paling tinggi dalam sepekan terakhir dan mencapai lebih dari 3 kali lipat volume normal.

Kendaraan yang melintas di Tol Cipali di GT Palimanan (keluar dan masuk, arah Cirebon dan Jakarta) pada Kamis, 22 Juni 2017 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 23 Juni 2017 pukul 06.00 WIB sebanyak 83.465 unit.

Adapun kendaraan yang mudik yakni keluar tol Cipali dari GT Palimanan arah Cirebon tercatat 64.875 unit, sedangkan yang masuk GT Palimanan arah Jakarta sebanyak 18.590 unit.

Jumlah kendaraan hingga Jumat pagi meningkat 2,2% dari sehari sebelumnya yang masih 81.646 unit.

“Peningkatan volume lalu lintas yang melintas tol Cipali masih terus terjadi. Jumlah kendaraan yang melintas keluar dan masuk tol Cipali melalui GT Palimanan hingga pagi ini merupakan posisi tertinggi sejak H-10, Kamis, 15 Juni 2017, dan mencapai lebih dari 3 kali kondisi normal yang berkisar 26.000 – 30.000 unit kendaraan. Dengan demikian pada pagi ini kami mengoperasikan 25 gardu di GT Palimanan Utama untuk memperlancar arus kendaraan,” kata Firdaus Azis, Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) melalui keterangan resmi, Jumat (23/6) pagi.

Menurutnya, LMS terus mengupayakan percepatan transaksi di gerbang tol Cipali. LMS memberikan diskon 10% untuk kendaraan yang menggunakan kartu uang elektronik (e-payment) saat bertransaksi di gerbang tol Cipali yang berlaku 22 - 26 Juni 2017 dan saat arus balik berlaku pada 30 Juni - 2 Juli 2017.

Untuk pengguna uang elektronik (e-payment), cukup tempelkan kartu (tap) pada panel yang berada di tiap gardu dan pastikan tapping berhasil dan tidak perlu mengambil kartu tol.

Saat transaksi, pengguna tinggal menempelkan kembali kartu e-payment untuk mengambil struk transaksi.

“Kami berterimakasih untuk para pengemudi yang sudah menggunakan e-payment sebagai alat transaksi di tol Cipali. Diharapkan pengemudi menyiapkan e-payment dengan saldo yang cukup sehingga dapat mempercepat transaksi demi kelancaran arus lalu lintas di tol Cipali,” kata Firdaus.

Dalam mengantisipasi kepadatan menjelang GT Palimanan Utama, LMS juga menyiapkan voucher pengganti uang fisik yang bisa diperoleh di dekat GT Palimanan Utama tol Cipali melalui petugas jemput kendaraan (JKR) dan yang menggunakan seragam resmi LMS. Ini merupakan program resmi yang disiapkan LMS.

Voucher tersebut nantinya tinggal ditukarkan di gardu pembayaran untuk mendapat struk tanda transaksi Voucher ini khusus kendaraan golongan 1 yang berasal dari gardu tol Cikarang Utama dan keluar di GT Palimanan Utama.

Untuk Voucher dan uang tunai diberlakukan pembulatan tarif tol ke bawah. Masa berlakunya 22 - 24 Juni 2017, dari tarif normal Rp 111.000, akan dibulatkan menjadi Rp 110.000.

Tag : Info Mudik
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top