Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERTEMUAN INSINYUR DUNIA : Ini Isu yang Dibawa Inkindo dalam FIDIC 2017

Ikatan Nasional Konsultan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils tahun ini.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 25 April 2017  |  17:51 WIB
ilustrasi - fidic.org
ilustrasi - fidic.org

Bisnis.com, JAKARTA — Ikatan Nasional Konsultan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils tahun ini.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Nugroho Pudji Rahardjo mengatakan, Federation Internationale Des Ingenieurs-Conseils (FIDIC) atau International Federation of Consulting Engineers akan diadakan di Indonesia pada Oktober 2017.

"Suatu kehormatan Indonesia menjadi tuan rumah FIDIC 2017 Oktober nanti. Tahun kemarin diadakan di Maroko, tahun ini di Indonesia, sebelumnya kandidatnya ada Amerika Serikat," tuturnya usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Tarumanagara di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak antara lain berisi kesiapan Universitas Tarumanagara (Untar) memberi konsultasi dan pendampingan hukum untuk anggota Inkindo di seluruh Indonesia.

FIDIC merupakan perkumpulan asosiasi nasional para konsultan di seluruh dunia yang didirikan sejak 1913 dan saat ini memiliki anggota di 165 negara.

"Ini merupakan hal yang luar biasa Indonesia bisa menjadi tuan rumah 2017," ujarnya.

Rencananya, dalam acara tersebut Inkindo akan membawa isu terkait dengan sejauh mana proyek infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Terlebih saat ini, pemerintah tengah gencar membangun sejumlah proyek infrastruktur.

"Mungkin dampaknya tidak saat ini proyek infrastruktur menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Kami akan membawa isu ini dalam pertemuan FIDIC nanti," katanya.
 
Tentunya, perhelatan FIDIC ini tidak bisa hanya dilakukan oleh Inkindo sendiri karena membutuhkan bantuan dari berbagai universitas.

"Ada 23 paper yang akan dibahas di acara pertemuan dunia ini," ucap Nugroho.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur insinyur INKINDO
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top