Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perhutani Tambah Kayu Sengon untuk Pabrik Kayu Lapis

Perum Perhutani, perusahaan hutan milik negara, akan membenahi manajemen pabrik kayu lapis guna menghasilkan produk berstandar internasional.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 10 Februari 2017  |  08:59 WIB
Perhutani - Istimewa
Perhutani - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perum Perhutani, perusahaan hutan milik negara, akan membenahi manajemen pabrik kayu lapis guna menghasilkan produk berstandar internasional.

Saat ini Perhutani memiliki pabrik kayu lapis di Dewa Gedungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pabrik tersebut mengolah 57.559 meter kubik bahan baku sengon dari Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri.

“Kami mendorong kualitas, biaya, dan kecepatan di industri dengan mengutamakan mutu produk dan kualitas pelayanan sehingga ada peningkatan kepuasan bagi pelanggan. Untuk itu produktivitas secara berkesinambungan harus kami tingkatkan,” kata Direktur Utama Perhutani Denaldy M. Mauna lewat keterangan tertulis, Kamis (9/2/2017).

Selain dari KPH Kediri, Perhutani berencana menambah pasokan bahan baku dari KPH Malang, Probolinggo, dan Blitar untuk memenuhi kapasitas industri. Pabrik yang beroperasi sejak tahun 2013 tersebut menghasilkan produk kayu lapis, blockboard, veneer, barecore, kayu gergajian, dan pelet kayu yang seluruhnya berbahan baku kayu sengon.

Pasarnya masih di dalam negeri seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Kapasitas produksi pabrik sebesar 24.000 lembar kayu lapis dari 48.000 kayu bulat per tahun. Pabrik tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 579 orang dari desa di seputar pabrik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perhutani kayu lapis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top