Bandara Morowali Sulteng Bakal Diresmikan Maret 2017

Kementerian Perhubungan bakal meresmikan Bandara Morowali, Sulawesi Tengah pada Maret 2017.
Wike Dita Herlinda | 20 Desember 2016 22:55 WIB
ILUSTRASI - Natalia Indah Kartikaningrum

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan bakal meresmikan Bandara Morowali, Sulawesi Tengah pada Maret 2017. 

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Baru Morowali, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Budi berkeliling dan meninjau fasilitas yang ada di bandara baru tersebut. Usai tinjauannya, dia menyatakan bahwa bandara Morowali dinyatakan layak, dan bisa segera diresmikan

"Bandara ini cukup bagus. Terminal penumpangnya bagus sekali. Dari atas tadi saya lihat pagar sudah mengelilingi area bandara, tempat- tempat yang semestinya ada sudah tersedia. Jadi ini sudah cukup layak untuk dioperasikan. Kita berharap bapak Presiden dapat meresmikannya di awal 2017," jelasnya, dalam siaran pers, Selasa (20/12/2016).

Sebelum diresmikan, Budi meminta Kepala UPT Bandara Morowali, Ditjen Perhubungan Udara, untuk melakukan sedikit perataan pada landasan runway dan penambahan fasilitas ATC.

"Sewaktu mendarat tadi, ada sedikit penurunan pada landasan. Kami harus perbaiki dulu sebelum diresmikan. Berikutnya, fasilitas ATC [Air Traffic Control] juga akan kita lengkapi. Itu semua bisa segera diselesaikan," ujarnya.

Budi mengungkapkan, letak kabupaten Morowali sangat jauh dari ibukota provinsi. Lewat jalur darat, harus menempuh waktu antara 12 sampai 14 jam. Dengan adanya bandara, diharapkan semakin mempermudah aksesibilitas masyarakat Morowali.

"Bandara ini akan sangat membantu. Kami lihat tadi masyarakat sangat antusias. Itu menandakan masyarakat menantikan bandara ini. Ini hasil kerjasama yang baik antara Kemenhub dan Pemerintah Daerah," ucapnya.

Budi berharap selain meningkatkan konektivitas, bandara ini dapat mendongkrak potensi pariwisata yang ada di Morowali.

"Morowali pulaunya saya lihat dari atas indah, ada danau dan teluk. Saya bilang ke Pak Gubernur, turis harus datang ke sini karena sudah ada bandara di sini. Bapak ibu harus siap-siap menyiapkan fasilitas yang bagus, ada tarian-tarian, dan turis juga sangat suka keasrian," tandasnya.

Usai meninjau Bandara baru Morowali, Budi beserta rombongan melanjutkan tinjauannya ke Bandara Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Dalam tinjauannya, dia menyatakan bandara Sorowako yang merupakan bandara khusus yang dimiliki oleh PT. Vale, akan segera diubah menjadi bandara umum yang melayani penerbangan komersil. Kementerian Perhubungan dan PT. Vale selaku pengelola bandara telah menyepakati hal tersebut.

"Ada suatu inisiasi untuk menjadikan lapangan terbang ini melayani umum. PT Vale sudah setuju dan regulasi sudah memungkinkan. Kami sudah menyetujui untuk dijadikan bandara yang melanyani penerbangan umum yang berjadwal," ungkapnya.

Menhub mengaku optimis, dengan potensi yang ada di daerah Sorowako, Luwu Utara ini, pembangunan bisa segera dilakukan.

Budi mengingatkan, agar pengelola bandara tetap menaati aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara, budi karya sumadi

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top