Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pertamina Hulu Energi WMO Sabet Piala Proper Emas 2016

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meraih penghargaan di Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Ilustrasi: Aktivitas di Kapal FSO Pertamina Abherka milik PHE WMO/Antara-Wahyu Putro A
Ilustrasi: Aktivitas di Kapal FSO Pertamina Abherka milik PHE WMO/Antara-Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) meraih penghargaan di Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Tahun ini, PHE WMO berhasil memperoleh peringkat Emas untuk kegiatan operasi eksplorasi dan produksi di Blok West Madura Offshore (WMO).

General Manager PHE WMO Sri Budiyani mengatakan penghargaan Proper ini diterimanya  dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara Penyerahan Penghargaan Anugerah Lingkungan Proper yang dihelat di Gedung II, Istana Wakil Presiden RI di Jakarta, pada Rabu (7/12/2016).

Setelah PHE WMO mendapatkan PROPER Hijau secara berturut - turut sejak 2013, perusahaan tersebut berhasil memaksimalkan kinerjanya dalam kegiatan lingkungan hidup dan kemasyarakatan dengan nilai sangat memuaskan dan mendapatkan Proper Emas.

"Karena itu, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung program dan langkah kami untuk bisa meraih Proper Emas," kata Sri Budiyani dalam siaran pers, Kamis (8/12/2016).

Tujuan dilakukannya program ini adalah mendorong perusahaan untuk menaati peraturan perundang-undangan melalui insentif dan disinsentif reputasi; dan mendorong perusahaan yang sudah baik kinerja lingkungannya untuk menerapkan produksi bersih (cleaner production).

Proper Emas diberikan kepada penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan/atau jasa, melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.

Terdapat beberapa aspek penilaian untuk meraih Proper Emas yang telah dilaksanakan PHE WMO, di antaranya memiliki sistem manajemen lingkungan andal, mempunyai konservasi energi dan sumber daya alam, efisiensi energi, pengelolaan limbah B3 yang andal, pengelolaan limbah domestik andal, dan mempunyai arah kebijakan konservasi keanekaragaman hayati.

Sri menguraikan capaian ini didukung oleh kegiatan pengembangan masyarakat Taman Konservasi dan Pendidikan Mangrove di Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jatim.

Selain itu juga ditopang Pengelolaan dan Pendistribusian Air Bersih di Desa Bandangdajah, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan; serta Kampung Hijau Sumber Rejeki di Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik Kota, Kabupaten Gresik.

Salah satu keberhasilan program di PHE WMO adalah sukses merubah pola pikir masyarakat yang sebelumnya menebang mangrove menjadi kelompok yang melakukan konservasi mangrove untuk mencegah abrasi.

"Kami memberikan pendidikan dan wawasan kepada masyarakat bagaimana mengelola lingkungan yang baik, khususnya di kawasan pantai," tegasnya.

Pada 2016, kawasan Labuhan bahkan menjadi Taman Pendidikan Mangrove yang berhasil menarik ratusan pengunjung per harinya sebagai tujuan wisata baru dan pendidikan bagi pelajar dan publik secara luas.

Di Desa Sidorukun, Gresik Kota, PHE WMO mengajak masyarakat berpatisipasi memanfaatkan air limbah domestik untuk budidaya ikan lele dan usaha hidroponik. Di kawasan ini juga terbentuk berbagai kelompok usaha, seperti wedding organizer, daur ulang sampah, catering, jahit, dan bengkel yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Penilaian untuk meraih Proper Emas tahun ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu verifikasi persyaratan untuk Biru dan verifikasi Hijau yang dilakukan di Jakarta oleh tim dari KLHK dibantu oleh pihak ketiga, serta untuk verifikasi Emas dilakukan peninjauan lapangan oleh Ketua Tim Penilaian Proper Prof. Sudharto P. Hadi dan tim.

Dalam perspektif ke depan, PHE WMO diharapkan dapat terus melaksanakan program konservasi energi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, serta upaya yang nyata untuk pengurangan emisi dan peningkatan program pengembangan masyarakat.

Keberhasilan PHE WMO meraih penghargaan ini menunjukkan kuatnya komitmen perusahaan untuk melestarikan lingkungan hidup sebagai salah satu tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. "Komitmen kami kepada lingkungan hidup dan sosial tak pernah berubah dan kami jalankan secara konsisten," tandas Sri.

PHE WMO adalah operator dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Blok WMO dibawah SKK Migas yang dioperasikan oleh Pertamina sejak 2011. Wilayah operasi PHE WMO terletak di sebelah Barat Daya Pulau Madura, Jawa Timur dengan luas area 1.666,26 km2. Target produksi minyak dan gas bumi PHE WMO pada 2016 adalah 9.300 BOPD dan 102,6 MMSCFD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper