Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rp97 Triliun Dana Milik Asing Masuk Ke Indonesia

Bank Indonesia melaporkan aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri hingga 24 Juni 2016 mencapai Rp97 triliun (year to date).nn
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 11 Juli 2016  |  14:44 WIB
Agus Martowardojo - Reuters
Agus Martowardojo - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia melaporkan aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri hingga 24 Juni 2016  mencapai Rp97 triliun (year to date).

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan dana asing yang mengalir di surat utang negara dan pasar modal itu jumlahnya lebih besar dari periode yang sama pada tahun lalu yang hanya Rp57 triliun. Kondisi itu membuat rupiah menguat ke Rp13.100-Rp13.200 per US$1. Selain itu, permintaan akan valuta asing juga lebih sedikir dibandingkan dengan penjualan valas.

“Kita lihat rupiah cenderung menguat terutama ada aliran dana yang masuk  dan juga korporasi Indonesia banyak yang lepas valas,” katanya, di Gedung BI, Jakarta, Senin (11/7/2016).

Gejolak eksternal setelah keluarnya referendum yang menyatakan Inggris keluar dari Uni Eropa membuat nilai tukar mata uang negara tertekan. Namun, perkembangan indikator ekonomi yang masih cukup baik di domestik membuat nilai tukar rupiah cenderung terapresiasi.

Menurutnya, ketetapan Undang-undang Pengampunan Pajak dan pengesahan APBN Perubahan 2016 membawa optimisme yang tinggi bagi kondisi ekonomi dalam negeri. Respons yang baik dari dunia terhadap perekonomian Indonesia itu terefleksi dari nilai rupiah yang relatif terjaga.

“Wah, ini pasti periode akan cukup masuk ke periode risk off, ternyata untuk Indonesia tidak,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia dana asing bank asing
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top