Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENERTIBAN JALUR MUDIK: 38 Pasar Tumpah Bakal Ditertibkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menertibkan 38 pasar tumpah di sepanjang jalur mudik lebaran 2016 di Jalur Utara (Pantura) dan Jalur Selatan yang kerap menjadi titik kemacetan.
Wisnu Wage & Maman Abdurachman
Wisnu Wage & Maman Abdurachman - Bisnis.com 09 Juni 2016  |  16:30 WIB
Ilustrasi: Pasar Tumpah berpotensi hambat perjalanan mudik Lebaran. - Bisnis.com
Ilustrasi: Pasar Tumpah berpotensi hambat perjalanan mudik Lebaran. - Bisnis.com

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menertibkan 38 pasar tumpah di sepanjang jalur mudik lebaran 2016 di jalur Pantai Utara (Pantura) dan Jalur Selatan yang kerap menjadi titik kemacetan.

Berdasarkan data Dishub Jabar jumlah pasar tumpah yang kerap menyumbat laju kendaraan pemudik di Jalur Utara ada 21 titik sedangkan di Jalur Selatan dan tengah sekitar 17 titik.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik mengatakan surat pemberitahuan untuk penertiban pasar tumpah telah dilayangkan kepada dinas perhubungan kota dan kabupaten di Jabar yang wilayahnya biasa dilalui untuk jalur mudik.

Selain penertiban pasar tumpah, dinas perhubungan di daerah juga diminta mengantisipasi terhadap kemunculan titik baru aktivitas perdagangan yang menyerupai pasar tumpah.

“Titik kemacetan di pasar tumpah akan dipecah dengan kanalisasi oleh dinas perhubungan kota dan kabupaten,” katanya, Kamis (9/6/2016).

Sementara itu, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat menggenjot perbaikan jalan rusak di jalur provinsi yang biasa dilalui oleh kendaraan pemudik dan menargetkan seluruh perbaikan rampung pada H-10 Idulfitri.

“Tingkat kemantapan jalan milik provinsi untuk arus mudik Lebaran 2016 mencapai 98% dan kalau ada yang rusak langsung diperbaiki,” kata M. Guntoro, Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat.

Dia menjelaskan sejumlah kerusakan jalan masih terlihat di jalur Bandung-Cirebon, akan tetapi jalur tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah pusat yang perbaikannya harus menggunakan dana APBN.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Zakaria Joko Hartawan menjelaskan pada arus mudik Lebaran 2016 diperkirakan tak akan terjadi kemacetan berarti di Jalur Pantura Indramayu karena sebagian besar kendaraan roda empat kini beralih ke Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

“Sekitar 60% kendaraan roda empat di Jalur Pantura diperkirakan bakal beralih ke Tol Cipali, sehingga jalur mudik akan lebih lancar,” jelasnya.

Joko menyatakan keberadaan Tol Cipali diperkirakan akan memindahkan titik kemacetan yang biasa terjadi di Pantura Jabar (Indramayu-Cirebon) ke Brebes-Tegal (Jawa Tengah) karena di sana merupakan titik temu kendaraan pemudik yang melalui tol dan Jalur Pantura. “Musim mudik tahun lalu hampir tak ada pengalihan kendaraan ke jalur alternatif karena Tol Cipali beroperasi,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalur mudik
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top