Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jonan Minta Pemprov Sumsel Bantu Percepat LRT Palembang

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan membantu percepatan proyek pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang, Sumatra Selatan agar selesai sesuai jadwal.
Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi tiang utama proyek kereta api ringan/Light Rail Transit (LRT) di Jalan Angkatan 45, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (21/4). /Antara
Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi tiang utama proyek kereta api ringan/Light Rail Transit (LRT) di Jalan Angkatan 45, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (21/4). /Antara

Bisnis.com, PALEMBANG - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan membantu percepatan proyek pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang, Sumatra Selatan agar selesai sesuai jadwal.

Menhub menegaskan proyek LRT Palembang harus selesai sesuai jadwal yaitu Februari 2018 atau menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 yang digelar di Palembang dan Jakarta.

"Tolong dibantu ya, kalau ada kendala biar proyek berjalan lancar, " katanya di sela-sela meninjau proyek LRT Palembang di Komplek Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang,  Jumat (20/5/2016).

Saat meninjau zona I LRT Palembang, Jonan didampingi Kadishub Kominfo Sumsel Nasrun Umar, dan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono. Jonan mengapresiasi kemajuan fisik pembangunan LRT Palembang sejak diluncurkan pada tahun lalu. Dia menargetkan setiap tahun minimal empat kali meninjau proyek LRT Palembang.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono menyatakan, proyek LRT Palembang dipastikan selesai sesuai jadwal yaitu Februari 2018.

"Nanti setelah selesai langsung dioperasi kan dan ada commisioning test minimal enam bulan, sehingga Juni 2018 operasi untuk Asian Games 2018," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya telah memutuskan menggunakan teknologi LRT listrik dengan lebar sepur 1.065 mm seperti lebar sepur yang dioperasi kan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Kita sudah putuskan pakai LRT listrik. Nanti operatornya adalah PT KAI. Kita koordinasi terus dengan PT KAI."

"Depo nanti di Jakabaring. Pengadaan tanah masih proses, " paparnya. 

Sementara itu,  Kadishub Kominfo Sumsel Nasrun Umar menyatakan khusus untuk pembangunan tiang panjang LRT Palembang selesai seluruhnya pada September tahun ini.

"Target september 2016 sudah selesai semua," paparnya.

Kontraktor proyek LRT ini adalah PT Waskita Karya Tbk. LRT itu akan dilengkapi 13 stasiun dan lima zona rute perjalanan. Panjang jalur 23 km dengan menelan investasi Rp12,5 triliun.

Berikut 5 zona rute LRT Palembang:

Zona I, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudding II - Simpang Bandara - Simpangan Tanjung Api-Api
Zona II, Jalan Tanjung Api-Api - Jalan Kol.H.Burlian - Jalan Demang Lebar Daun - Simpang Polda
Zona III, Simpang Angkatan 45 - Jalan Angkatan 45 - Simpang Palembang Icon - Jalan Kapten A. Rivai - Simpang Charitas - Jalan Jenderal Sudirman
Zona IV, Jembatan Ampera - Jalan Gubernur H. A. Bastari dan Zona D.
Zona V,  Jakabaring Sport City.

 

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hendra Wibawa
Editor : Nancy Junita

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper