Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WAKIL PRESIDEN: Kesenjangan Antarmasyarakat 'Lampu Kuning'

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kesenjangan antarmasyarakat di Indonesia telah mencapai tahap yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah karena mulai menjadi "lampu kuning".
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2016  |  03:27 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla - Antara
Wakil Presiden Jusuf Kalla - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kesenjangan antarmasyarakat di Indonesia telah mencapai tahap yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah karena mulai menjadi "lampu kuning".

"Secara umum, bangsa ini mengalami kesenjangan yang mulai menjadi 'lampu kuning' untuk kita semua. Artinya, harus segera diperbaiki," kata Jusuf Kalla akrab dipanggil JK saat membuka Indonesia Property Expo di Jakarta Convention Center, Sabtu (13/2/2016).

Dia menjelaskan kesenjangan tersebut semakin tinggi terjadi di kawasan perkotaan, sementara di pedesaan tren itu menurun.

Salah satu indikator adanya kesenjangan kesejahteraan masyarakat di perkotaan tersebut terlihat dari kepemilikan warga terhadap tempat tinggal.

"Kalau di pedesaan mungkin (kesenjangan) tidak terlalu terlihat, semua orang punya rumah yang tidak jauh berbeda. Tetapi di kota seperti Jakarta, justru tercermin kemiskinan itu," katanya menambahkan.

Kesenjangan perumahan tersebut terlihat di wilayah tertentu di ibu kota terdapat rumah-rumah mewah, sementara di kawasan bantaran sungai masih banyak warga tinggal berdesakan.

"Orang yang berdesakan di daerah kumuh di Jakarta cenderung putus harapan dan akan meledak-ledak atau emosional kalau terjadi masalah," katanya.

Oleh karena itu, Wapres berharap Bank Tabungan Negara (BTN) bersama dengan Perumnas dan pengembang swasta dapat segera merealisasikan rumah seimbang bagi masyarakat.

"Ini memang akan segera dikeluarkan peraturan pemerintah untuk dilaksanakan secara bijak dan tepat. Pemerintah ingin melihat pertumbuhan juga dapat menciptakan perimbangan dan pemerataan," katanya.

Pemerintah pun berupaya untuk memperbaiki kebijakan dan perekonomian di dalam negeri supaya kesenjangan antarmasyarakat tidak semakin meningkat.

"Terjadi kesenjangan yang berat antara perumahan rakyat. Itu harus segera diperbaiki, karena kalau tidak diperbaiki justru akan menimbulkan suatu masalah sosial yang berat bagi bangsa ini," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla kesenjangan ekonomi

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top