Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HIV AIDS: Menaker Ajak Pengusaha Maksimalkan Pencegahan di Lingkungan Kerja

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengajak seluruh pengusaha untuk meningkatkan penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS di perusahaan dengan mengintegrasikannya program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam satu kesatuan utuh sehingga produktivitas kerja dan kelangsungan berusaha terjaga.n
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 07 Desember 2015  |  11:47 WIB
HIV AIDS: Menaker Ajak Pengusaha Maksimalkan Pencegahan di Lingkungan Kerja
Menaker ajak pengusaha maksimalkan pencegahan HIV AIDS di lingkungan kerja - timeandate
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengajak seluruh pengusaha untuk meningkatkan penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS di perusahaan dengan mengintegrasikannya program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam satu kesatuan utuh sehingga produktivitas kerja dan kelangsungan berusaha terjaga.

Dia menjelaskan, upaya pencegahan dan penanggulangan di lingkungan perusahaan sangat dibutuhkan mengingat orang yang terkena HIV-AIDS sebagian besar adalah usia produktif. Apabila penyebaran HIV-AIDS tidak berhasil dikendalikan, imbuhnya, maka akan menimbulkan dampak negatif berupa berbagai kerugian sosial dan ekonomi termasuk di bidang ketenagakerjaan.

"Upaya penanggulangan epidemi HIV-AIDS secara efektif hanya akan berhasil apabila semua komponen masyarakat bersatu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan. Ini selaras dengan UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan," kata Hanif dalam acara CEO Forum di Jakarta, Senin (7/12/2015).

International Labour Organization (ILO) pada 2010  telah mengeluarkan rekomendasi tentang HIV AIDS dan Dunia Kerja. Rekomendasi ini merupakan salah satu Instrumen ILO yang dikembangkan dari ILO Code of Practice tentang HIV dan AIDS di Dunia Kerja.

Sebelum rekomendasi ILO diterbitkan, pemerintah telah menetapkan Kepmenakertrans No. Kep. 68/Men/IV/2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk melakukan upaya perlindungan tenaga kerja melalui pelaksanaan program P2-HIV dan AIDS di tempat kerja.

Berbagai kebijakan telah dilaksanakan antara lain menyusun dan mensosialisasikan kebijakan HIV-AIDS di sektor ketenagakerjaan, melakukan penelitian dan kajian HIV-AIDS di tempat kerja, serta meningkatkan kapasitas pegawai pengawas ketenagakerjaan (pusat dan daerah) untuk memfasilitasi dan memonitor program pencegahan HIV-AIDS di tempat kerja.

"Selain itu juga mendorong peningkatan pelayanan kesehatan kerja untuk mendukung pelayanan VCT melalui fasilitas kesehatan kerja dan sistim rujukan, serta pemberian program kegiatan dan pemberian penghargaan."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hiv/aids
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top