Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian PU-PERA Akan Segera Kucurkan Subsidi Selisih Angsuran

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan segera mengucurkan subsidi selisih angsuran untuk 42.500 unit rumah.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 09 November 2015  |  11:16 WIB
Proyek perumahan sederhana - Bisnis
Proyek perumahan sederhana - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan segera mengucurkan subsidi selisih angsuran (SSA) untuk 42.500 unit rumah.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Maurin Sitorus, mengatakan, subsidi tersebut akan menjamin tingkat bunga pinjaman kepada nasabah tetap 5% atau sama dengan skema subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayan perumahan (FLPP).

"Sumber dananya akan memanfaatkan dana operasional Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (P2DPP) sebesar Rp57,51 miliar," ujarnya dalam acara sosialisasi bantuan uang muka dan skema selisih angsuran di Jakarta, Senin (9/11/2015).

Dia mengimbuhkan, payung hukum penggunaan dana P2DPP sudah terbit, yakni Peraturan Presiden No.112 Tahun 2015 tentang Penggunaan Pendapatan BLU P2DPP untuk Mendukung Pendanaan Program Satu Juta Rumah untuk rakyat.

Maurin menyebut, skema SSA tersebut hanya akan digunakan tahun ini. Adapun pada 2016, skema SSB akan berganti nama menjadi subsisi selisih bunga (SSB). Jumlah anggaran SSB pada 2016 mencapai Rp2,03 triliun.

Selain SSA, hingga akhir tahun pemerintah juga akan mengucurkan dana sebesar Rp220 miliar untuk bantuan uang muka. Jumlah ini akan disalurkan untuk 55.000 masyarakat berpenghasilan rendah.

"Bantuan uang muka ini bundling dengan FLPP," tukasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian pu
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top