Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalimantan Timur Akan Prakarsai Ruas Tol Baru

Pemeritah Provinsi Kalimantan Timur akan mulai menyiapkan studi kelayakan untuk proyek tol Samarinda-Bontang, Bontang-Sangata, dan Sangata-Maloi mulai tahun depan.n
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 24 September 2015  |  05:04 WIB
Pembangunan jalan tol akses Tanjung Priok. - Ilustrasi/Bisnis
Pembangunan jalan tol akses Tanjung Priok. - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Pemeritah Provinsi Kalimantan Timur akan mulai menyiapkan studi kelayakan untuk proyek tol Samarinda-Bontang, Bontang-Sangata, dan Sangata-Maloi mulai tahun depan.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur Taufiq Fauzi mengatakan pemerintah Kalimantan Selatan tidak akan berhenti sampai pada pembangunan proyek tol Balikpapan-Samarinda (99.02 km) yang saat ini tengah dimulai pembangunannya.

Pemda akan melanjutkan proyek tol di provinsi tersebut dengan tiga ruas tambahan. Menurutnya, saat ini pihaknya sudah mulai merencanakan desainnya. Selanjutnya, pihaknya akan mengusahakan untuk memperoleh Surat Keputusan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk penetapan ruas-ruas baru tersebut.

“Sesuai dengan tahap-tahap konstruksi, paling tidak yang harus ktia mulai ke depan itu adalah desain dulu, lalu FS [feasibility study], amdal [analisis mengenai dampak lingkungan], sampai dengan DED [detail engineering design],” katanya, Rabu (23/9/2015).

Menurutnya, bila berjalan lancar, penetapan lokasi dan proses pembebasan lahan sudah dapat dimulai tahun depan. Pemda menurutnya akan membangun ketiga ruas tersebut secara bertahap.

“Kita akan usahakan yang Samarinda-Bontang dulu, penetapan dari menteri PU juga kita utamakan yang ini dulu, tapi syukur-syukur kalau bisa ketiganya sekaligus,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan timur
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top