Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mudik Lebaran 2015: Volume Tol Cipali Lebih dari 1 Juta Kendaraan

PT Lintas Marga Sedaya selaku operator ruas tol Cikopo – Palimanan mencatat lonjakan volume kendaraan hingga mencapai lebih dari satu juta kendaraan selama arus mudik dan balik musim lebaran 2015.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 27 Juli 2015  |  18:41 WIB
Mudik Lebaran 2015: Volume Tol Cipali Lebih dari 1 Juta Kendaraan
Kendaraan pemudik terjebak macet di jalan tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/7/2015). Pada puncak arus mudik H-2 Lebaran, ribuan kendaraan terjebak macet hingga 38 KM antara jalan tol Cipali hingga tol Palikanci. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—PT Lintas Marga Sedaya selaku operator ruas tol Cikopo – Palimanan mencatat lonjakan volume kendaraan hingga mencapai lebih dari satu juta kendaraan selama arus mudik dan balik musim lebaran 2015.

Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya Hudaya Arriyanto mengatakan, pada arus mudik serta balik Lebaran 2015, volume lalu lintas serta antusiasime masyarakat begitu tinggi terhadap tol Cipali.

Gelombang arus mudik mulai terlihat sejak H-7 Lebaran atau 10 Juli 2015 dengan jumlah kendaraan yang masuk melalui gerbang tol Cikopo arah Palimanan tercatat sebanyak 27.313 unit.

“Arus mudik tercatat mencapai puncaknya pada H-2 [15 Juli 2015] yakni sebanyak 63.872 kendaraan, atau lebih dari empat kali lipat dibandingkan kondisi normal,” katanya dalam rilis, Senin (27/7/2015).

Hudaya mengatakan keramaian kendaraan yang masuk melalui gerbang tol Cikopo arah Palimanan terus berlanjut hingga H+2 atau 19 Juli 2015 yang tercatat sebanyak 25.567 kendaraan.

Pada hari-hari selanjutnya, jumlah kendaraan yang masuk mulai normal, yakni rata-rata 15.000 kendaraan per hari.

“Total arus mudik yang masuk melalui gerbang tol Cikopo ke arah Palimanan dari H-7 [10 Juli 2015] hingga H+9 [26 Juli 2015] tercatat lebih dari 540.000 kendaraan,” katanya.

Sementara itu, menurutnya keramaian arus balik mulai terlihat sejak H+2 Lebaran atau 19 Juli 2015. Tercatat sebanyak 32.500 kendaraan keluar melalui gerbang tol Cikopo, atau lebih dari dua kali dibandingkan dengan kondisi normal.

Semula, PT LMS memprediksi arus balik Lebaran terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama sejak H+2 (19 Juli) hingga H+4 (21 Juli), atau bertepatan dengan berakhirnya cuti bersama.

Sedangkan gelombang kedua pada H+7 (24 Juli) hingga H+9 (26 Juli) bagi mereka yang memulai aktivitas pada Senin 27 Juli 2015.

“Pada kenyataannya, kepadatan arus balik terjadi secara cukup merata sejak H+3 (20 Juli) hingga H+7 (24 Juli) dengan kisaran volume jumlah kendaraan rata-rata 50.000 unit per hari,” kata Hudaya.

Hudaya mengatakan posisi puncak arus balik terjadi pada H+5 atau Rabu, 22 Juli 2015, yaitu sebanyak 56.022 kendaraan, atau hampir empat kali lipat dibandingkan kondisi normal.

Menurutnya, total arus balik yang keluar di gerbang tol Cikopo ke arah Jakarta selama periode 8 hari, dari H-7 sampai dengan H+9 kurang lebih setara dengan jumlah volume kendaraan saat arus mudik.

“Total volume kendaraan yang melewati Tol Cipali selama masa Mudik Lebaran tahun ini – baik arus mudik maupun arus balik – dari H-7 [10 Juli] sampai dengan H+9 [26 Juli] mencapai lebih dari 1 juta kendaraan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran 2015 jalan tol cipali
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top