Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak Untungkan UKM

Rencana Kementerian Keuangan untuk menaikkan penghasilan tidak kena pajak dari Rp24,3 juta per tahun menjadi Rp36 juta per tahun diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan usaha kecil menengah.n
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 03 Juni 2015  |  18:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Rencana Kementerian Keuangan untuk menaikkan penghasilan tidak kena pajak dari Rp24,3 juta per tahun menjadi Rp36 juta per tahun diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan usaha kecil menengah.

"Efek domino bagi para pengusaha hingga pedagang diharapkan bisa menggeliatkan kembali bisnis-bisnis yang masih lesu menjelang akhir semester pertama tahun ini," kata pengamat ekonomi dari Indosterling Capital, William Henley dalam siaran pers, Rabu (3/6/2015).

Menurutnya, tanpa adanya kenaikan PTKP maka para pekerja yang mendapatkan gaji sesuai upah minimum itu harus membayar pajak penghasilan (PPh). Pdahal, kata dia, sejumlah provinsi saat ini memiliki UMP yang sudah melampaui PTKP di tahun 2015.

Misalnya DKI Jakarta memiliki UMP sebesar Rp2,7 juta per bulan atau Rp32,4 juta per tahun. Artinya, pekerja di DKI Jakarta sudah melebihi PTKP. "Ini artinya para pekerja tersebut tidak mendapatkan manfaat dari kenaikan UMP. Padahal, inflasi telah menggerus nilai upah itu sendiri. Harga-harga semakin meningkat dan menurunkan daya beli pekerja.''

Kenaikan PTKP ini menjadi salah satu jalan agar para pekerja itu bisa menikmati kenaikan dari upah minimum tersebut. Dengan demikian, diharapkannya, para pekerja tersebut memiliki uang lebih untuk dibelanjakan ataupun ditabung.

''Harapannya dengan meningkatnya daya beli buruh itu maka selanjutnya diharapkan bisa menimbulkan efek domino yang besar dari rangkaian pasokan distribusi barang dan jasa, terutama berdampak kepada para pebisnis UKM,'' tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm kemenkeu pajak penghasilan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top