Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS SINTETIS: Mendag Pastikan Pelaku Ditindak Tegas

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, akan terus berkordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan tegas dan menerapkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, serta mendalami motif di balik peredaran beras sintetis atau beras plastik.
Muhammad Avisena
Muhammad Avisena - Bisnis.com 22 Mei 2015  |  17:54 WIB
BERAS SINTETIS: Mendag Pastikan Pelaku Ditindak Tegas
Rachmat Gobel - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Perdagangan (mendag) Rachmat Gobel mengatakan, akan terus berkordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan tegas dan menerapkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, serta mendalami motif di balik peredaran beras sintetis atau beras plastik.

“Kami meminta kepada pihak penyidik untuk menelusuri dari hulu hingga hilir untuk memastikan motif, apakah sekadar mencari untung atau ada tindakan kriminal dengan motif-motif tertentu yang merugikan pemerintah,” kata Rachmat Gobel dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jumat (22/5/2015).

Rachmat menyebut, dengan tetap menghormati hasil uji laboratorium dari Pemerintah Kota Bekasi, Kementerian Perdagangan masih terus mengikuti kajian uji laboratorium yang dilakukan oleh Bareskrim, Badan POM, dan Kementerian Perdagangan, serta pengawasan pasar yang dilakukan oleh dinas perdagangan dan dinas lainnya di seluruh Indonesia.

Kementerian Perdagangan akan segera mengundang seluruh kepala bidang perdagangan seluruh Indonesia untuk mendapatkan laporan lengkap tenteng kinerja mereka dalam melakukan pengawasan barang, serta persiapan dan antisipasi menghadapi puasa dan lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis Beras Plastik
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top