Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Jokowi Imbau Pengusaha Kembangkan Sektor Hilir

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha mengembangkan sektor hilir pertambangan untuk meningkatkan nilai ekspor dari produk yang dihasilkan.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 15 April 2015  |  20:53 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla - JIBI/Dwi Prasetya
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha mengembangkan sektor hilir pertambangan untuk meningkatkan nilai ekspor dari produk yang dihasilkan.

Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Milawarma mengatakan pengembangan industri hilir dapat meningkatkan nilai ekspor, karena harga produk setengah jadi lebih tinggi dibandingkan dengan harga bahan mentah.

“Arahan Presiden Jokowi adalah meningkatkan nilai ekspor dengan cara meningkatkan nilai tambah produk sumber daya alam. Jangan sampai kami terlena dan tidak mengembangkan industri hilir, seperti yang terjadi sebelumnya,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4).

Milawarma menjelaskan pengusaha sebenarnya membutuhkan insentif pajak untuk mengembangkan sektor hilir. Pasalnya, industri tersebut membutuhkan modal besar untuk mengimplementasikan teknologi pengolahannya.

Dia mencontohkan industri hilir batu bara seperti pencairan dan gasifikasi batu bara membutuhkan modal yang besar, karena perusahaan harus mengimplementasikan teknologi terbaru untuk menghasilkan produk tersebut.

“Industri hilir ini kan membutuhkan teknologi yang batu, investasi besar, dan yang komersil di dunia saat ini masih belum banyak. Jadi sangat wajar apabila ada perlakuan khusus,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri hilir
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top