Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Karawang, Setrum Listrik Hama Tikus Makan Korban Manusia

Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan dan Kelautan (BP4K) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan penggunaan jebakan setrum listrik untuk mengatasi hama tikus itu tidak dianjurkan, karena berbahaya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 April 2015  |  00:20 WIB
Di Karawang, Setrum Listrik Hama Tikus Makan Korban Manusia
Energi listrik disalurkan ke kawat-kawat yang telah dibentangkan di setiap pematang sawah. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, KARAWANG - Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan dan Kelautan (BP4K) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan penggunaan jebakan setrum listrik untuk mengatasi hama tikus itu tidak dianjurkan, karena berbahaya.

"Kami tidak menganjurkan penggunaan jebakan setrum untuk mengatasi hama tikus, karena sangat berbahaya," kata Kepala Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan dan Kelautan setempat Nachrowi M Nur, saat dihubungi di Karawang, Sabtu (4/4/2015).

Serangan organisme pengganggu tanaman atau hama jenis tikus diakuinya bisa merugikan petani. Sebab bisa mempengaruhi hasil produktivitas padi.

Ia menyatakan untuk mengatasi hama tikus lebih baik dilakukan melalui gerakan kalagumarang. Pembasmian hama tikus dengan gerakan kalagumarang dinilai cukup efektif dibandingkan dengan menggunakan jebakan setrum.

"Melalui kalagumarang, maka pembasmian hama tikus bisa dilakukan secara serentak di daerah tertentu. Jadi itu efektif," katanya. Sedangkan penggunaan jebakan setrum dalam membasmi hama tikus dinilai tidak hanya kurang efektif. Tetapi juga membahayakan bagi petani dan warga setempat.

Dalam menggunakan jebakan setrum, itu memanfaatkan listrik. Energi listrik disalurkan ke kawat-kawat yang telah dibentangkan di setiap pematang sawah.

Terkait dengan bahaya penggunaan jebakan setrum, di beberapa daerah sekitar Karawang sempat tersiar kabar ada petani dan juga warga yang kesetrum setelah menginjak kawat listrik itu.

Atas hal itulah, Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan dan Kelautan Karawang tidak menganjurkan para petani di Karawang menggunakan jebakan setrum dalam membasmi hama tikus.

Nachrowi mengakui saat ini hama tikus sudah menyerang beberapa titik areal persawahan di Karawang. Tetapi belum terlalu luas penyebaran serangan hama tikus tersebut. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hama tikus

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top