Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI CHINA: Laju Inflasi Februari Terkerek Belanja Imlek

Indeks harga konsumen China naik lebih tinggi dibanding perkiraan analis selama Februari setelah bank sentral memperlonggar kebijakan dan pengaruh Tahun Baru Imlek yang mendorong lonjakan biaya transportasi dan pangan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 10 Maret 2015  |  10:50 WIB
 Laju inflasi China terkerek belanja Imlek - Bloomberg
Laju inflasi China terkerek belanja Imlek - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga konsumen China naik lebih tinggi dibanding perkiraan analis selama Februari 2015, setelah bank sentral memperlonggar kebijakan dan pengaruh Tahun Baru Imlek yang mendorong lonjakan biaya transportasi dan pangan.

Indeks harga konsumen naik 1,4% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan rata-rata analis memperkirakan kenaikan itu hanya 1% berdasarkan hasil survei Bloomberg News.
Sedangkan indeks harga produsen dilaporkan turun 4,8% sekaligus memperpanjang rekor penurunan hingga 36 bulan. Kondisi itu didorong oleh turunnya harga komoditas.

“Kami terus berharap inflasi akan tetap relatif rendah dan tekanan disinflasi di sektor perekonomian akan tetap ada,” ujar  Zhao Yang, Ekonom Nomura Holdings Inc. sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (10/3/2015).

Untuk mengimbangi tekanan pertumbuhan ekonomi kami berharap kebijakan moneter akan diperlonggar lagi.

Pemerintah China mematok target inflasi konsumen sebesar 3% pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inflasi china pertumbuhan ekonomi china

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top