Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apartemen Mewah Kepung Pusat Bisnis Jakarta

Pengembangan residensial di Jakarta sudah menuju ke hunian vertikal supermewah. Hunian kelas menengah memang tidak ditinggalkan begitu saja tetapi segmen premium sedang gila-gilaan dikembangkan.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 24 Januari 2015  |  12:17 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Pengembangan residensial di Jakarta sudah menuju ke hunian vertikal supermewah. Hunian kelas menengah memang tidak ditinggalkan begitu saja tetapi segmen premium sedang gila-gilaan dikembangkan.

Residensial premium berkonsep apartemen milik atau strara title mulai menghiasai wajah Ibu Kota terutama di kawasan pusat bisnis atau Central Business District mulai pertengahan tahun ini hingga 2018.

Adapun pengembang yang turut serta meramaikan jagat tersebut antara lain PT Ciputra Property Tbk, KG Global  Development, PT Agung Sedayu Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Farpoint Prima.

CEO Leads Property Hendra Hartono mengatakan pangembangan apartemen supermewah saat ini hanya dibangun di segitiga emas CBD Jakarta. Pasalnya pasar yang mampu menyerap produk tersebut masih berada di sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

“Tren pembangunan apartemen supermewah di CBD akan berlanjut hingga 5 tahun ke depan dan belum ingin bergeser ke lokasi lainnya,” katanya saat dihubungi Bisnis baru-baru ini.

Hendra mengategorikan apartemen premium  berdasarkan harga per meter persegi dan luasan unit. Satu unit apartemen premium dibanderol mulai dari Rp50 juta/ m2 dengan luas 250 m2 hingga 500 m2/ unit.

Sebelum apartemen mewah berkembang, unit apartemen dengan luasan 250 m2 masuk dalam kategori penthouse di apartemen menengah. Namun sekarang pengembang menyatukan ratusan unit penthouse ke dalam satu menara apartemen premium.

“Kesan mewah apartemen juga ditunjukkan melalui konsep pengembang yang membungkusnya dengan konsep Residence and Hotel yang dioperasikan oleh operator hotel bintang lima,” katanya.

Seperti contoh, proyek apartemen besutan PT Ciputra Property Tbk bernama Raffles Residence and Hotel. Proyek yang berlokasi di Jl. Satrio, Jakarta Selatan itu terdiri dari satu menara yang merupakan kombinasi antara Raffles Apartment dan Raffles Hotel.

Adapun satu unit apartemen Raffles memiliki luasan sebesar 470 m2 yang dibanderol Rp33 miliar per unit atau Rp70,2 juta/m2.

Selain itu, PT Agung Sedayu Tbk juga mengaplikasikan konsep serupa pada proyeknya The Langham Residence and Hotel yang berlokasi Di SCBD, Jakarta Selatan. Satu unit apartemen berluaskan 350-523 m2 itu dibanderol Rp79,8 juta/m2.

Sementara itu, proyek KG Global Development di jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan bernama Regent Residence juga digabung dengan hotel bintang 5 skala internasional yaitu Regent Hotel. Satu unit apartemen di Regent Residence dipatok Rp69 juta/m2.

Satu lagi apartemen premium yang sedang jalan konstruksinya adalah Casa Domain yang dikembangkan oleh konsorsium tiga perusahaan yaitu Salim Group, Kerry Group dan Lyman Group. Apartemen yang terhubung dengan Shangrilla hotel tersebut dipasarkan Rp53,9 juta/m2.

Hendra menambahkan apartemen segmen premium itu bukan merupakan “mainan” para sepekulan ataupun investor melainkan pembeli atau end user untuk ditinggali. Untuk itu, kenaikan harga pada segmen tersebut juga relatif stail karena tidak untuk diperjualbelikan.

Direktur PT Ciputra Property Tbk Candra Ciputra mengatakan Raffles Residence and Hotel akan mulai beroperasi pada kuartal II tahun ini. Dia mengatakan pasar untuk apartemen mewah tidak akan hilang tetapi berkembang. Untuk itu, perusahaan juga berencana memasarkan proyek mewah lainnya yang berada dalam kompleks pengembangan Ciputra World Jakarta 3.

“Kami akan luncurkan  kawasan terpadu di CWJ 3 [Ciputra World 3] pada akhir 2016 yang nanti detailnya akan kami infokan lagi,” katanya kepada Bisnis baru-baru ini.

Proyek kawasan terpadu yang melengkapi CWJ 1 dan CWJ 2 itu, lanjutnya, akan memakan investasi Rp7-8 triliun.

Menambahi, Presdir KG Global Development Harry Gunawan mengungkapkan pihaknya memiliki target yang sama untuk proyek apartemen dan hotel di Regent Residence and Hotel.

Baginya, target yang dibidik merupakan komunitas bisnis dan pengusaha yang menjalankan bisnisnya di Jakarta.

Tabel Proyek Apartemen Premium

Nama                                                               Pengembang                                                   lokasi                                      Harga/m2*

Raffles Residence andHotel                       PT Ciputra Property Tbk                                 jl. Satrio, Jaksel                     Rp70,2 juta

Langham Residence and Hotel                 PT Agung Sedayu Tbk                                    SCBD, Jaksel                         Rp79,8 juta

Regent Residence and Hotel                     KG Global Development                                 jl Gatot Subroto, Jaksel        Rp69 juta

Casa Domain and Shangrila Hotel           Salim Group, Kerry Group, Lyman Group    jl KH Mas Mansyur, Jakpus Rp53,9 juta

Le Parc Thamrin Nine and Waldorf Astoria Hotel       PT Putragaya Wahana                 jl Thamrin, Jakpus                Rp67 juta

Pakubuwono Signature                                  PT Agung Podomoro Land Tbk                   Kebayoran Lama, Jaksel     Rp53,2 juta

The Hundred Residence and Sofitel Hotel  PT Farpoint Prima                                         Mega Kuningan Jaksel         Rp55 juta

Sumber: Leads Property    *harga tidak termasuk hotel


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen mewah pusat bisnis
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top