Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILOT GUNAKAN NARKOBA: 17 Pilot dan 25 Cabin Crew 4 Maskapai Telah Jalani Tes Urine

Puluhan awak pesawat telah menjalani pemeriksaan urine di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali yang dilakukan oleh Tim dari Kementerian Perhubungan, Kamis (1/12015).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 01 Januari 2015  |  15:12 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Puluhan awak pesawat telah menjalani pemeriksaan urine di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, yang dilakukan oleh Tim dari Kementerian Perhubungan, Kamis (1/12015).

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keterbukaan Informasi Publik Hadi Djuraid menginformasikan hingga pukul 13.00 WITA, sudah ada 43 orang awak pesawat yang diperiksa oleh Tim im Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub.

“Mereka yang diperiksa terdiri dari 17 orang pilot, dan 25 cabin crew dari empat maskapai.,” terangnya .

Menurutnya, pemeriksaan tersebut akan berlangsung hingga pukul 16.00 WITA.

Setelah itu, pemeriksaan akan dilanjutkan pada Jumat (2/1/2015).

“Hasil pemeriksaan dan update sudah dilaporkan ke Menteri Perhubungan Ignasius Jonan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pilot Air Asia Indonesia berinsial FI diduga menggunakan morfin.

Dugaan itu muncul setelah yang bersangkutan diperiksa Tim Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub di Bandara Internasional Ngurah Rai, Kamis pagi.

Pilot tersebut tidak diizinkan membawa pesawat dengan nomor penerbangan QZ7511 ke Jakarta sesuai jadwal yakni pukul 09.20 WITA, dan harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Balai Kesehatan Penerbangan Kemenhub di Jakarta.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba pilot dirjen perhubungan udara kemenhub
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top