Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PEMBATASAN SUBSIDI BBM: Kemenhub Minta Kompensasi Bagi Angkutan Umum

Kementerian Perhubungan mengatakan setuju atas kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. Namun, kebijakan ini harus dibarengi dengan kompensasi bantuan kepada sektor angkutan umum.
Fitri Rachmawati
Fitri Rachmawati - Bisnis.com 09 Agustus 2014  |  03:30 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengatakan setuju atas kebijakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. Namun, kebijakan ini harus dibarengi dengan kompensasi bantuan kepada sektor angkutan umum.

“Saya setuju kalau BBM yang tidak bersubsidi di jual kepada masyarakat, namun untuk bantuan kepada angkutan umum itu apa? Subsidinya dipindahkan kemana?,”tutur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso Jumat (8/8/2014).

Menurutnya, bentuk kompensasi tersebut bisa ke sektor infrastruktur yang harus dibenahi. Karena sektor inilah yang menjadi keluhan banyak pebisnis transportasi baik angkutan penumpang maupun barang atau logistik. Faktor ini menjadi hambatan dan juga menyumbang pemborosan konsumsi BBM di jalan.

“Kompensasti ke infrastruktur biar angkutan lancar, tepat waktu, tidak macet. Kalau macet angkutan umum rugi karena akan mengkonsumsi BBM berlebih,”katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembatasan bbm bersubsidi
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top