Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Nasional Diminta Inovatif Ciptakan Benih Jagung Hibrida Unggul

Kalangan dunia usaha nasional di sektor perbenihan tanaman jagung diminta lebih mampu berinovasi menelurkan varietas hibrida unggul.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 06 Mei 2014  |  01:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kalangan dunia usaha nasional di sektor perbenihan tanaman jagung diminta lebih mampu berinovasi menelurkan varietas hibrida unggul.

Hal itu perlu dilakukan agar secara perlahan dominasi asing di sektor yang krusial tersebut dapat terkikis.

Kementerian Pertanian melansir, sampai pada akhir tahun lalu nyaris seluruh kebutuhan benih jagung hibrida disuplai oleh 4 perusahaan berbasis penanaman modal asing (PMA).

Keempatnya adalah PT BISI International Tbk., DuPont Indonesia, Monsanto Indonesia, dan PT Syngenta Indonesia.

“Kebutuhan benih jagung nasional sekitar 30.000 ton, sedangkan Empat perusahaan itu saja produksi kurang lebih sudah 40.000 ton,” ujar Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Bambang Budhianto, Senin (5/5/2014).

Dia menjelaskan luas areal penanaman jagung Indonesia sekitar 4 juta ha, dan setengahnya atau 2 juta ha ditanami oleh benih jagung hibrida.

Bambang menjelaskan, produsen dalam negeri, utamanya BUMN, sejatinya memiliki potensi untuk masuk ke pasar tersebut.

Hanya saja, paparnya, BUMN yang bergerak di sektor tersebut kurang inovatif sehingga selalu tertinggal dalam pengembangan varietas.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jagung benih
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top