Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembibitan Sapi Lokal Tidak Diminati Peternak

Asosiasi peternak menyatakan usaha pembibitan (breeding) sapi lokal tidak menarik minat peternak karena harga sapi bakalan biasa dan premium tidak berbeda.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 28 April 2014  |  01:09 WIB

Bisnis.com, JEMBRANA, BALI - Asosiasi peternak menyatakan  usaha pembibitan (breeding) sapi lokal tidak menarik minat peternak karena harga sapi bakalan biasa dan premium tidak berbeda.

"Harga bibit unggul disamakan dengan harga yang biasa. Masalahnya kan sapi beranak cuma 1 ekor, waktunya juga 1,5 tahun baru bisa. Ya sudah rugi terus," tutur Ketua Asosiasi Sapi (Apsa) Bali Ketut Mupu, Sabtu (26/4/2014).

Mupu menjelaskan, saat ini harga sapi bakalan di level petani yang sudah siap adalah Rp5,5 juta untuk pejantan, sementara betina sekitar Rp4,5 juta.

Harga itu, katanya, untuk bibit berusia 6-7 bulan akan menjadi 6 juta bobotnya bagus di atas 75 kg atau bahkan mencapai 100 kg.

Dia mamaparkan, breeding untuk mendapatkan sapi bali unggulan amat susah dan beresiko tinggi,  ditambah lagi dengan pengetahuan peternak yang belum sepenuhnya memadai.

"Masalahnya, pengamatan petani sering tidak cermat, kalau belum atau kelewatan masa puncak, ya tidak jadi," ungkap Mupu.

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada pemerintah untuk segera melakukan sertifikasi terhadap sapi Bali bakalan unggulan, demi membuat peternak bergairah bergelut dalam soal breeding lagi.

 

Please check your Internet connection

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peternakan sapi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top