Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tangerang Khawatirkan Peningkatan Pengangguran dan Turunnya Pajak

Penaikan tarif dasar listrik bagi industri yang telah disepakati oleh pemerintah dan DPR per Mei 2014 menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Pemerintah Kota Tangerang.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 28 April 2014  |  20:13 WIB
  Aktivitas di sebuah pabrik garmen. Pemkok tangerang khawatir meningkatnya pengangguran dan menurunnya pendapatan pajak karena besarnya tekanan terhadap industri.  -
Aktivitas di sebuah pabrik garmen. Pemkok tangerang khawatir meningkatnya pengangguran dan menurunnya pendapatan pajak karena besarnya tekanan terhadap industri. -

Bisnis.com, Tangerang—Penaikan tarif dasar listrik bagi industri yang telah disepakati oleh pemerintah dan DPR per Mei 2014 menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Pemerintah Kota Tangerang.

Menurut Muhammad Noor, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Tangerang, dengan adanya penaikan TDL pada Mei 2014 ini, Pemkot mengkhawatirkan peningkatan jumlah pengangguran dan berkurangnya pendapatan pajak daerah.

Dalam 3 tahun terakhir, menurutnya, pertumbuhan industri di Kota Tangerang hanya sebatas penambahan kapasitas produksi industri dan tidak ada pembangunan industri baru.

Namun begitu, rupanya sektor industri rumahan menurutnya dalam 3 tahun ini justru mengalami perkembangan. Pertumbuhan mencapai 2% dan digerakkan oleh tenaga kerja yang terkena PHK.

“Minimal, bagi perusahaan yang tidak merelokasi pabriknya, akan melakukan PHK, dan hal ini cukup mengkhawatirkan,” katanya, di Kota Tangerang, Senin (28/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tangerang
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top