Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Dinilai Gagal Benahi Sektor Perumahan

Pemerintah dinilai gagal membenahi sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 22 April 2014  |  20:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah dinilai gagal membenahi sektor perumahan dan kawasan permukiman.

Jehansyah Siregar, pengamat perumahan dan permukiman dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan dalam dua periode pemerintahan terakhir tingkat kelangkaan (backlog) rumah nasional dan luas permukiman kumuh terus meningkat.

Backlog sudah mencapai 17 juta tahun ini dengan luas permukiman kumuh lebih dari 60.00 hektare,” katanya kepada Bisnis, Selasa (22/4/2014).

Kondisi ini, lanjutnya, menunjukkan pemerintah dalam periode itu telah gagal mengurus sektor perumahan dan kawasan permukiman dengan kebijakan-kebijakan yang tidak efektif.

Jehansyah tidak memungkiri manajemen kabinet secara transaksional menjadi salah satu sebab tidak  berjala efektifnya kebijakan pemerintah.

“Program pemerintah berjalan, dan saat bersamaan backlog dan kawasan kumuh makin bertambah. Program pemerintah tidak efektif, tidak berjalan karena tidak dipolitisasi. Ini ketidakseriusasn sistem penyediaan perumahan. Ke depan mesti kabinet para pakar,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Jehansyah berharap pemerintahan yang baru dapat melakukan evaluasi dan menentukan program nasional yang lebih efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

backlog perumahan kawasan kumuh
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top