Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sari Husada Setia Bidik Konsumen Segmen C

PT Sari Husada Generasi Mahardika, produsen susu SGM, setia membidik konsumen segmen C, atau skala sosial ekonomi menengah dan menengah bawah.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 27 Januari 2014  |  18:21 WIB
Tingginya kesadaran ibu dalam membawa balitanya ke posyandu juga menjadikan perkembangan balita menjadi semakin baik.  - lactamilmama.com
Tingginya kesadaran ibu dalam membawa balitanya ke posyandu juga menjadikan perkembangan balita menjadi semakin baik. - lactamilmama.com

Bisnis.com, MALANG - PT Sari Husada Generasi Mahardika, produsen susu SGM, setia membidik konsumen segmen C, atau skala sosial ekonomi menengah dan menengah bawah.

Haryo Pinandito, Field Sales Manager-Modern Trade PT Sari Husada Generasi Mahardika Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, mengatakan segmen pasar tersebut tidak terlepas sebagai upaya untuk mendukung upaya penciptaan gizi seimbang pada masyarakat.

“Paradigma empat sehat lima sempurna sudah mulai bergeser menjadi gizi berimbang dimana antara unsur daging, karbohidrat, buah, sayur, dan susu harus ada di dalamnya,” kata Haryo saat dihubungi Senin (27/1/2014).

Oleh karena itu SGM tetap berkomitmen untuk menelurkan produk yang bisa dijangkau masyarakat di segmen sosial ekonomi segmen C tersebut. Dengan komitmen tersebut sepanjang 2013 Sari Husada mampu mencatat pertumbuhan secara nasional 8%-10%.

Dan pada 2014 pertumbuhan juga dipatok dikisaran 14%. Target tersebut tidak terlepas dari keberadaan new development product yang dimiliki oleh Sari Husada. “Total varian produk yang kami miliki saat ini sebanyak 12 item mulai dari susu bayi hingga kebutuhan untuk ibu hamil,” jelas dia.

Menurutnya, Sari Husada sendiri selama ini juga peduli terhadap upaya mendukung gizi berimbang khususnya kepada balita melalui sejumlah program sosial yang digelar.

Salah satunya bersama Alfamart menggelar pemberian layanan kesehatan dan makanan tambahan kepada balita di Kabupaten Malang. Dalam kegiatan tersebut Sari Husada juga menerjunkan nutrisionis atau ahli gizi.

“Harapannya pemenuhan kebutuhan susu terhadap balita bisa seimbang sehingga tidak terjadi mal nutrisi atau gizi buruk,” ujarnya.

Pihaknya beruntung dalam kegiatan sosial tersebut tidak menemukan balita dengan gizi buruk. Kondisi tersebut mengindikasikan jika kebutuhan akan gizi terhadap balita sudah cukup bagus.

Tingginya kesadaran ibu dalam membawa balitanya ke posyandu juga menjadikan perkembangan balita menjadi semakin baik. Sehingga antara berat badan dan umur menjadi seimbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susu sari husada
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top