Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ford Kurangi Pemasok Suku Cadang Hingga 40%

Perusahaan otomotif Ford Motor Co. yang membeli suku cadang senilai US$100 miliar per tahun berencana mengurangi daftar pemasok hingga 40% selain mengurangi jumlah model produksi kendaraan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Oktober 2013  |  09:14 WIB
Mobil Ford F150 MI - miautotimes
Mobil Ford F150 MI - miautotimes

Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan otomotif  Ford Motor Co. yang membeli suku cadang senilai US$100 miliar per tahun berencana mengurangi daftar pemasok hingga 40% selain mengurangi jumlah model produksi kendaraan.

"Tujuan jangka panjang Ford adalah untuk membeli suku cadang dari sekitar 750 pemasok yang sebelumnya berjumlah 1.260 pada tahun lalu," ujar Hau Thai-Tang yang baru saja diangkat sebagai vice president global purchasing pada Agustus lalu.

Perusahaan itu juga akan mengurangi model kendaraan sehingga ikut mengurangi jumlah pemasok suku cadang.

“Kami masih berpikir bahwa ada peluang bagi kami untuk mengurangi dari 750 pemasok suku cadang sehingga membuat kami mendapatkan ide terbaik dari pemasok yang paling inovatif,” ujar Thai-Tang kepada wartawan sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (22/10/2013).

CEO Ford Alan Mulally mengatakan akan terus meningkatkan keuntungan perusahaan dengan menurunkan jumlah model kendaraan menjadi 14 dari sebelumnya 27 model pada 2007.

"Model kendaraan dari perusahaan itu akan kembali diciutkan menjadi sembilan model pada 2017," ujar Thai-Tang.

Dengan mengurangi jumlah model kendaraan maka perusahaan itu mampu meningkatkan keuntungan sehingga bisa meluncurkan produk baru dan memperbarui model truk secara rutin. Ford menghasilkan US$35,2 miliar dari 2009 hingga 2012 setelah merugi hingga US$30,1 miliar dalam 3 tahun sebelumnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ford motor company produksi otomotif

Sumber : Bloomberg

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top