Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sharp Targetkan Penjualan Plasmacluster Tumbuh 25%

PT Sharp Electronics Indonesia menargetkan penjualan barang elektronik berbasis kesehatan dengan teknologi air purifier maupun plasma cluster tumbuh 25% pada 2014.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 22 Oktober 2013  |  17:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sharp Electronics Indonesia menargetkan penjualan barang elektronik berbasis kesehatan dengan teknologi air purifier maupun plasma cluster tumbuh 25% pada 2014.

Frans Wibowo, Product Marketing Manager PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan target pertumbuhan penjualan tersebut ditingkatkan seiring dengan strategi market dengan membidik pasar rumah tangga (family market).

“Untuk tahun ini penjualan plasma cluster secara total 30.000 unit per bulan, dan untuk air purifier nya saja baru 5.000 unit per bulan. Tahun depan untuk air purified kami targetkan 10.000 unit/bulan,” katanya usai berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, Selasa (22/10/2013).

Dia mengungkapkan dalam pemasaran produk berbasis kesehatan di Indonesia membutuhkan waktu cukup lama.

Menurutnya, masyarakat di Indonesia perlu edukasi mengenai pentingnya kesehatan. “Pasar terbesar kami untuk produk kesehatan masih China, lalu disusul Amerika dan Indonesia, sedangkan Malaysia justru lebih rendah,” katanya.



Adapun Sharp memiliki pangsa pasar untuk produk televise dari berbagai kategori pada 2013 memiliki yakni sebesar 30,5%, meningkat dibandingkan tahun lalu yakni 28,80%. Untuk produk AC memiliki pangsa pasar tahun ini 20,4% atau turun dari 2012 yakni 30,30%, dan produk refrigerator tahun ini 26,70%, atau turun dari tahun lalu yakni 33,9%, sedangkan mesin cuci 31,9% atau naik dari tahun lalu yakni 28,6%.

“Produk televisi kami masih nomor 3 di Indonesia, AC nomor 2, refrigerator nomor 2 dan mesin cuci nomor 2,” katanya.

Masahito Matsumura, Senior General Manager - Brand Startegy Group Sharp, mengatakan saat ini Sharp sudah memiliki 2 pabrik di Indonesia, yakni di Pulogadung Jakarta dan di Karawang. “Pabrik baru kami di Karawang sudah beroperasi pada September 2013,” katanya.

Di Karawang, Sharp memiliki kapasitas produksi 1,68 juta unit per tahun untuk produk lemari es dan mesin cuci.

Kapasitas tersebut 2,5 kali lebih besar dari kapasitas pabrik di Pulogadung. Untuk produksi mesin cuci, pabrik di Karawang memiliki luas 13.809 m2 dan untuk lemari es 31.007,5 m2.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp industri elektronik
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top