Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apersi: Pengalihan Perjanjian Jual Beli Perlu Diberi Rentang Waktu

Bisnis.com, JAKARTA—Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai tidak adanya ketentuan yang membatasi pengalihan properti dalam masa perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) memberikan peluang bagi terjadinya aksi
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 02 Oktober 2013  |  21:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai tidak adanya ketentuan yang membatasi pengalihan properti dalam masa perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) memberikan peluang bagi terjadinya aksi spekulasi.

Ketua Umum Apersi Eddy Ganefo mengungkapkan potensi terjadinya aksi spekulasi dalam rentang waktu PPJB memang sangat terbuka.

PPJB, jelasnya, belum begitu mengikat sehingga dapat dialihkan dengan mudah.

Untuk itu, dia menyatakan sebaiknya pengalihan PPJB hanya dapat dilakukan ketika akta jual beli (AJB) dikeluarkan.

“Selama tiga bulan harga bisa naik tinggi. Apalagi itu belum kena pajak dan bisa dialihkan,” katanya ketika dihubungi Bisnis.com, Rabu (2/10/2013).

Menurutnya, jika ada aturan yang menetapkan pengalihan hanya mungkin pada saat AJB keluar aksi spekulasi properti bisa diredam dengan lebih baik.

“Saat AJB keluar, langsung kena pajak, potensi spekulasi bisa diredam. Sebab peningkatan harga bisa lebih rendah daripada pajaknya,” tambahnya. (ra)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apersi ppjb jual beli
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top