Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi Sedimentasi Bengawan Solo, PU Sediakan Dredger

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan segera menyediakan dredger  bagi pengerukan di beberapa wilayah yang mengalami sedimentasi.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 19 Agustus 2013  |  18:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan segera menyediakan dredger  bagi pengerukan di beberapa wilayah yang mengalami sedimentasi.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU Mohammad Hasan mengungkapkan penggunaan sarana tersebut salah satunya akan diterapkan di Bengawan Solo.

“Dredger adalah salah satu alat yang digunakan untuk mengeruk sedimentasi di beberapa tempat salah satunya adalah di Bengawan Solo,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (19/8/2013).

Selain, jelasnya, dredger  juga akan digunakan bagi Bendungan Batujai Nusa Tenggara Barat yang mengalami sedimentasi sehingga pada musim kemarau bendungan terlihat seperti lapangan.

Ada pun Dirjen SDA melalui Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sub Direktorat OP Bendungan telah melakukan penandatanganan kontrak paket Procurement of Dredgers, Floating Discharge Pipe Booster Pumps and Excavators dengan PT. Caturindo Karsa Manunggal Utama sebagai pelaksana.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp40 triliun, PT. Caturindo Karsa Manunggal Utama akan menyediakan dua unit dredger, dua unit booster pump, floating discharge pipe (HDPE pipe sepanjang 2,000 m) dan dua unit excavators.

Untuk itu, Hasan berharap pihak pelaksana dapat mempercepat pengiriman dredger  guna mendukung  kegiatan pengerukan yang dapat meningkatkan kinerja OP Bendungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sedimentasi bendungan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top