Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Daging Sapi: Mentan Curigai Oknum Tertentu

Bisnis.com, JAKARTA – Harga daging sapi selama Ramadan dan Lebaran 2013 yang masih di atas Rp100.000 per kilogram menuai respons dari Kementerian pertanian.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 08 Agustus 2013  |  23:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga daging sapi selama Ramadan dan Lebaran 2013 yang masih di atas Rp100.000 per kilogram menuai respons dari Kementerian pertanian.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan ada oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari kondisi saat ini. Namun, pihaknya belum bisa menyebutkan oknum tersebut.

“Kami penasaran apa yang menyebabkan harga daging di pasar masih tinggi. Sepertinya ada pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari kondisi yang ada saat ini,” jelasnya, Kamis (8/8/2013).

Menurut Suswono, kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok menjelang Lebaran masih bisa ditoleransi selama kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran.

“Memang wajar kalau mendekati lebaran harga kebutuhan naik, hanya saja disini jangan keterlaluan naiknya, kasihan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, harga daging sapi seharusnya sudah turun dibawah Rp100.000 per kilogramnya, mengingat pemerintah melalui kebijakannya sudah sangat akomodatif.

Kebijakan yang dimaksud antara lain menugaskan Bulog untuk melakukan operasi pasar, selain itu mempercepat realisasi impor sapi bakalan guna menambah stok sapi bakalan dan juga membuka impor sapi siap potong dari Australia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sapi harga daging sapi bakalan daging impor sapi siap potong
Editor : Maria Yuliana Benyamin
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top