Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PROGRAM BLSM: Seberapa Menguntungkan bagi Partai Demokrat?

BISNIS.COM, JAKARTA-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diikuti dengan pembagian dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) seringkali dituding sebagai strategi politik Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2014.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 03 Juli 2013  |  18:45 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diikuti dengan pembagian dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) seringkali dituding sebagai strategi politik Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2014.

Bagaimana reaksi Demokrat menghadapi tudingan tersebut?

 

Ketua Departemen Keuangan DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo mengatakan penyaluran BLSM tidak berimpilkasi kepada kenaikan elektoral atau tingkat keterpilihan Demokrat.

 

"Ada bantuan yang sifatnya disalurkan oleh kementerian. Kalau bantuan kepada petani yang disalurkan Kementerian Pertanian, kan menterinya dari PKS [Partai Keadilan Sejahtera], bisa jadi menguntungkan PKS," ujarnya dalam diskusi "Setelah Harga BBM Dinaikkan: Dampaknya Terhadap Ekonomi dan Politik" yang digelar Akbar Tandjung Institute, Rabu (3/7/2013).

Selain itu, paparnya, terdapat kementerian lain yang juga memperoleh alokasi dana kompensasi kenaikan BBM berdasarkan sektor ekonomi seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dia memberi gambaran saat 2008 menjelang pemilu 2009, ketika pemerintah menggulirkan sejumlah program kepada masyarakat, praktis yang diuntungkan saat itu adalah Partai Golkar.

Posisi Golkar diuntungkan karena Aburizal Bakrie mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

"Ditambah lagi ada Pak Jusuf Kalla. Meski pada kenyataannya, Demokrat yang akhirnya menang Pemilu 2009".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla partai demokrat aburizal bakrie blsm ikhsan modjo bantuan tunai
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top