Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TANJUNG PRIOK: Kenaikan Tarif Bongkar Muat Diprotes Keras GINSI

BISNIS.COM, JAKARTA—Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) memprotes  keras sejumlah perusahaan bongkar muat (PBM) di  pelabuhan Tanjung Priok, yang sudah memungut biaya bongkar muat atau OPP/OPT terbaru.
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 17 Juni 2013  |  18:53 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) memprotes  keras sejumlah perusahaan bongkar muat (PBM) di  pelabuhan Tanjung Priok, yang sudah memungut biaya bongkar muat atau OPP/OPT terbaru.

Padahal, penaikan tarif tersebut belum ditandatangani Pelindo II Pelabuhan Tanjung Priok maupun Kepala Otoritas Pelabuhan setempat.

Sekjen GINSI Achmad Ridwan Tento mengatakan sebetulnya tarif OPP/OPT tersebut setelah dilakukan pembahasan final oleh asosiasi terkait di pelabuhan harus ditindaklanjuti dengan persetujuan manajemen pelindo II dan Kepala OP Tanjung Priok.

“Tetapi sampai kini belum ada persetujuan resmi dari kedua instansi itu, namun di lapangan  kami  selaku pemilik barang sudah di  kenakan tarif bongkar muat yang baru,” ujarnya kepada Bisnis hari ini, Senin (17/6/2013).

Ridwan mengatakan, sudah banyak anggota GINSI yang mengeluh kepada asosiasi yang dipimpinnya perihal sudah ditariknya tarif baru OPP/OPT oleh PBM di Priok itu.

Dalam kesepakatan terbaru ongkos pelabuhan pemuatan dan ongkos pelabuhan tujuan (OPP/OPT) di pelabuhan  Tanjung priok 2013,  disebutkan bahwa tarif bongkar muat untuk breakbulk di kenakan Rp.81.075/ton (untuk Fios term) dan Rp.67.110,-/ton (untuk Liner term). Tarif ini naik rata-rata 42% dibanding tarif kesepakatan OPP/OPT 2008 di pelabuhan Priok.

Ridwan berharap semua PBM di Priok bersabar meberlakukan tarif baru OPP/OPT tersebut karena masih harus melalui melewati prosedur dan persetujuan dari regulator dalam hal ini Otoritas Pelabuhan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peti kemas tanjung priok ginsi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top