Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REHABILITASI NARKOTIKA: Daerah Belum Serius Fungsikan RSJ

BISNIS.COM, PADANG – Ketua Dewan Sertifikasi Konselor Adiksi Indonesia Benny Ardjil menilai masih banyak pemerintah daerah belum serius memfungsikan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menghidupkan Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi pencandu narkotika.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 11 Juni 2013  |  20:47 WIB

BISNIS.COM, PADANG – Ketua Dewan Sertifikasi Konselor Adiksi Indonesia Benny Ardjil menilai masih banyak pemerintah daerah belum serius memfungsikan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menghidupkan Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi pencandu narkotika.

Menurutnya, hal ini dapat dilihat di wilayah Sumatra yang aktif dan berfungsi RSJ untuk IPWL hanya di Kota Padang, dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Ardjil mengatakan faktor antusiasme dan kurang seriusnya pemerintah daerah dalam membentuk IPWL baik di RSJ, RS dan puskesmas yang di setiap daerah menjadi kendala upaya rehabilitasi pencandu narkoba.

“Dalam mencapai Indonesia bebas narkoba pada 2015, maka tujuh indikator yang harus dipenuhi,” katanya  pada pertemuan lintas sektoral dalam rangka pemanfaatan program layanan non therapeutic community, Selasa(11/6/2013).

Indikator itu di antaranya tersedianya tempat rehabilitasi, artinya penting untuk memperbanyak jumlah IPWL.

Selanjutnya, pecandu mau direhabilitasi, tentu mereka harus didekati, tetapi jangan ada stigma masyarakat memandang pecandu ada orang jahat, sakit, tidak shalat atau tak pergi ke gereja.

Selain itu, pencandu mendukung penyelesaian program, artinya jangan sampai kambuh karena dapat berdampak terhadap kinerja dokternya yang disalahkan dengan memandang obat tidak manjur dan lainnya.

Kepala BNN Sumbar Kombes Pol Arnowo menambahkan IPWL merupakan langkah yang bukan sekadar pemberantasan, tetapi proses rehabilitasi pecandu.

IPWL dibentuk berdasarkan Keputusan Menkes RI No.18/Menkes/SK/VII/2012, dengan tujuan merangkul pengguna atau pecandu narkoba, sebagai proses rehabilitasi.

Jadi, dengan melapor ke IPWL maka pecandu narkoba bisa terhindar dari jeratan hukum, oleh karenanya dibutuhkan upaya bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

"Pertemuan dengan pengambil kebijakan di tingkat instansi vertikal dan daerah, tentu diharapkan mematang kerja sama. Pada hari kedua juga diberi bimbingan teknis bagi petugas terapi di bidang layanan non therapeutic community,"ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkotika rsj

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top