Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JASA BONGKAR MUAT: Pelindo II & Asosiasi Capai Titik Temu

BISNIS, JAKARTA - Asosiasi penyedia dan pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Priok, akhirnya mencapai titik temu dengan manajemen Pelindo II yang menyatakan tidak akan menggarap lini bisnis yang sudah dikerjakan oleh mitranya.Pernyataan itu disampaikan
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 27 Mei 2013  |  15:43 WIB

BISNIS, JAKARTA - Asosiasi penyedia dan pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Priok, akhirnya mencapai titik temu dengan manajemen Pelindo II yang menyatakan tidak akan menggarap lini bisnis yang sudah dikerjakan oleh mitranya.

Pernyataan itu disampaikan Dirut Pelindo II RJ Lino dalam pertemuan  antara manajemen Pelindo II, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan forum asosiasi penyedia dan pengguna jasa di pelabuhan Priok, hari ini Senin (27/5/2013).

Pertemuan itu sekaligus memastikan supaya tidak dilaksanakan aksi setop operasi oleh pelaku usaha bongkar muat dan operator angkutan barang dan peti kemas (trucking) di pelabuhan Priok pada 3 Juni 2013.

Wakil Ketua asosiasi perusahaan bongkar muat Indonesia (APBMI) DKI  Jakarta Sodik Hardjono mengatakan, sudah ada pernyataan  dari Dirut Pelindo II RJ Lino, bahwa Pelindo II tidak akan menggarap sektor usaha yang sudah dilaksanakan oleh mitra di pelabuhan Priok. Bahkan pernyataan itu segera di sampaikan tertulis.

Menurutnya, asosiasi yang mengikuti pertemuan itu antara lain asosiasi depo peti kemas Indonesia (Apdepi), asosiasi pengusaha tempat penimbunan sementara Indonesia (Aptesindo), Indonesian National Shipowners Association (INSA) Jaya, Gabungan Importi  Nasional  Seluruh Indonesia (GINSI), Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI), APBMI DKI, dan Organda Angsuspel DKI Jakarta.

“Kami juga berharap tidak ada setop operasi di pelabuhan Priok,” tuturnya.

Gemilang Tarigan, Ketua Organda Angsuspel DKI Jakarta mengatakan, pihaknya masih tetap menunggu pernyataan tertulis dari Dirut Pelindo II RJ Lini, soal tidak akan menggarap lini bisnis yang sudah dilaksanakan oleh mitra di pelabuhan Priok itu.

“Kami masih menunggu tertulisnya (pernyataan) tersebut untuk kami sampaikan kepada anggota  kami pada pertemuan Kamis (30 Mei 2013), Sikap kami selanjutnya nanti tergantung keputusan anggota Organda Angsuspel DKI,” ujarnya.

General Manager Pelindo II Tanjung Priok, Ari Henryanto mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan pertemuan dengan pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi penyedia dan pengguna jasa di pelabuhan Priok.

“Kami akan mendengar langsung keluhan para asosiasi dan kami siapkan waktu khusus untuk pertemuan dengan mereka secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ari mengatakan, arus peti kemas melalui pelabuhan Tanjung Priok s/d 23 mei 2013 telah mencapai  2.407.630 TEUs atau setara 1.805.609 bok, yang berasal dari JICT sebanyak 947.489 TEUs (641.450 bok), TPK Koja 335.598 TEUs (216.508 bok) dan melalui terminal konvensional/multifungsi Tanjung Priok 1.124.543 TEUs (947.651 bok).

Ari optimistis bahwa arus peti kemas melalui pelabuhan Priok akan bergerak naik pada semester I/2013, seiring kebutuhan komoditas menjelang bulan puasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo bongkar muat asosiasi bongkar muat
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top