Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PROYEK TOL BALI: Adhi Karya Siap Lepas Saham

BISNIS.COM, JAKARTA--BUMN Konstruksi PT Adhi Karya Tbk menyatakan kesiapannya untuk melepaskan kepemilikan saham di PT Jasa Marga Bali Tol.Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlam Iskan menyarankan agar BUMN yang berada di dalam perusahaan tol tersebut untuk
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 25 April 2013  |  20:03 WIB
PROYEK TOL BALI: Adhi Karya Siap Lepas Saham
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA--BUMN Konstruksi PT Adhi Karya Tbk menyatakan kesiapannya untuk melepaskan kepemilikan saham di PT Jasa Marga Bali Tol.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlam Iskan menyarankan agar BUMN yang berada di dalam perusahaan tol tersebut untuk menarik saham yang dimiliki.

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk Kiswodarmawan mengatakan instruksi Menteri BUMN untuk melepaskan kepemilikan saham di perusahaan tol sepanjang 9,7 km tersebut tidak masalah bagi perusahaan.

"Kami nantinya juga akan pull out dari sana, jadi tidak masalah dengan dilusi saham tersebut," katanya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Kamis (25/4).

Menurutnya, dengan melepas saham tersebut maka perusahaan dapat menggunakan uang hasil pelepasan saham untuk bisnis lainnya.

"Kalau tidak salah hanya Rp14 miliar, itu kan sangat kecil sekali, bisa dipakai untuk yang lain," tambahnya.

Dia menyampaikan, secara bisnis masuknya pemda dalam struktur kepemilikan saham sudah terealisasi, hanya saja masih terkendala regulasi BPJT yang mengharuskan perubahan kepemilikan saham menunggu tol beroperasi.

Dalam infrastruktur senilai Rp2,48 triliun tersebut, PT Adhi Karya Tbk memiliki saham 2% dan akan berubah menjadi 1% ketika pemda Bali dan Badung resmi masuk. (if)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga divestasi tol bali adhi karya.
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top