Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUK KREATIF Karya Warga Binaan Lapas Dipamerkan

BISNIS.COM, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) serta Ikatan Sarjana Wanita Indonesia mengadakan pameran industri kreatif bertajuk “Gelar Produk Unggulan Lapas”.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 16 April 2013  |  17:02 WIB
PRODUK KREATIF Karya Warga Binaan Lapas Dipamerkan

BISNIS.COM, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) serta Ikatan Sarjana Wanita Indonesia mengadakan pameran industri kreatif bertajuk “Gelar Produk Unggulan Lapas”.

Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun menuturkan salah satu strategi pembangunan ekonomi dan industri di Indonesia adalah pengembangan industri kreatif.

“Masa depan industri kreatif cukup menjanjikan dan dapat menjadi sumber ekonomi dengan nilai yang tinggi, karena dalam industri ini terdapat konten gagasan, seni, inovasi, teknologi, dan kekayaan intelektual,” ujarnya, Selasa (16/4/2013).

Pameran yang diselenggarakan pada 16 – 19 April di plasa Kemenperin ini dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, serta diikuti 44 peserta.

Peserta tersebut berasal dari Unit atau Divisi Pemasyarakatan seluruh Indonesia, Rumah singgah Eks. narapidana LPK Puspa Antariksa, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan Divisi Pemasyarakatan Propinsi DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Wamenperin mengharapkan pameran ini dapat menjadi media untuk mempromosikan dan memasarkan hasil karya unggulan warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Kami harapkan masyarakat luas dapat mengetahui dan memahami program pembinaan yang dilakukan di lapas dan rutan [rumah tahanan] seluruh Indonesia,” paparnya.

Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan program pemerintah yang tertuang dalam instruksi Presiden (inpres) No. 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Industri Kreatif.

Pihaknya akan terus mendukung usaha untuk mempromosikan dan meningkatkan kinerja dan kemandirian para narapidana atau warga binaan pemasyarakatan, serta mendukung program pemerintah di bidang ekonomi kreatif, melalui kegiatan bengkel kerja produktif di berbagai lapas.

“Peningkatan kreativitas perlu terus dilakukan karena proses kreatif tidak akan pernah berhenti serta harapan konsumen selalu berubah dari waktu ke waktu,” katanya.

Euis Saedah, Direktur Jendral Industri Kecil dan Menengah Kemenperin, mengungkapkan nantinya hasil karya warga binaan lapas tersebut akan dikumpulkan di bawah badan usaha apabila secara kualitas  dan kuantitas sudah memenuhi standar.

Dia mengungkapkan saat ini pemasaran produk tersebut masih berada di lingkungan terbatas dan belum mencapai pada skala bisnis yang sebenarnya karena sedang di dalam proses pembentukan jiwa produktif.

“Tapi ada juga yang sudah dieskpor, omzetnya bisa mencapai Rp10 juta per bulan untuk jenis barang tertentu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri kreatif
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top