Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAWASAN BISNIS CAWANG Sulit Saingi Segitiga Emas

BISNIS.COM, JAKARTA --Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai kawasan Cawang, Jakarta Timur tidak dapat diposisikan sebagai pusat bisnis seperti di Thamrin, Sudirman dan Kuningan."Jangankan menyaingi, meng-copy paste saja tidak bisa,”
News Writer
News Writer - Bisnis.com 08 April 2013  |  22:05 WIB
KAWASAN BISNIS CAWANG Sulit Saingi Segitiga Emas
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA --Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai kawasan Cawang, Jakarta Timur tidak dapat diposisikan sebagai pusat bisnis seperti di Thamrin, Sudirman dan Kuningan.

"Jangankan menyaingi, meng-copy paste saja tidak bisa,” ujarnya, Senin (8/4/2013).

Panangian menjelaskan dalam istilah properti Amerika, suatu kawasan itu memiliki DNA (Deoxyribonucleic acid) atau sifat kimiawi yang bisa menggambarkan masa depan sebuah properti.

"Sifat kimiawi itu sifat ekonominya, baik dari segi penduduk, daya beli, posisi lokasi terhadap pusat, infrastruktur jalan, hingga daya tarik lokasi sebagai pusat bisnis," jelasnya.

Menurutnya kekuatan ekonomi di kawasan segitiga emas (Thamrin, Sudirman dan Kuningan) sangat besar sehingga tidak akan dapat disaingi.

Dia mengatakan Cawang tidak memiliki sejarah bisnis, bahkan kawasan lain seperti Matraman yang memiliki sejarah bisnis pun kini telah terbenam.

“Termasuk Cawang juga sudah sunset [terbenam]. Tapi kalau mau direvitalisasi dengan cara ambisi mungkin masuk akal,” ujarnya.

Sebelumnya beberapa pengembang properti dari BUMN diketahui berencana ingin mendorong kawasan Cawang menjadi pusat bisnis di Jakarta Timur.   (ra)



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cawang jakarta timur pusat bisnis

Sumber : Peni Widarti

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top