Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI PUPUK: Pusri Mulai Bangun Pabrik Baru Rp7 Triliun

BISNIS.COM, JAKARTA – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) akan merealisasikan pembangunan pabrik baru Pusri II B di Palembang, senilai Rp 7 triliun guna meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 02 April 2013  |  15:11 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) akan merealisasikan pembangunan pabrik baru Pusri II B di Palembang, senilai Rp 7 triliun guna meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Zain Ismed, Sekretaris Perusahaan Pusri, menuturkan pembangunan pabrik baru ini dilakukan karena saat ini, salah satu dari empat pabrik yang dimiliki perusahaan dinilai sudah sangat tua dan tidak efisien.

"Tanggal 8 April, kami akan melakukan groundbreaking [pabrik baru] karena pabrik Pusri II akan direvitalisasi jadi dibangun pabrik baru," katanya, Selasa (2/4/2013),

Pabrik baru tersebut, ujarnya, memiliki kapasitas produksi urea sebanyak 2.000 ton per hari dan amoniak 2.750 ton per hari, sehingga total kapasitas produksinya mencapai 1 juta ton per tahun.

Keberadaan pabrik baru yang akan mulai beroperasi pada Desember 2015, lanjutnya, dapat meningkatkan total kapasitas produksi Pusri dari sekitar 2,2 juta ton menjadi sekitar 2,8 juta ton per tahun.

“Investasi senilai Rp 7 triliun tersebut juga termasuk fasilitas gudang. Pabrik baru akan berlokasi di tempat pabrik existing Pusri yang akan direvitalisasi,” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas pusri pupuk pt pupuk sriwijaya (pusri) urea pabrik baru pusri zain ismed amoniak
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top