Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

APEC INDONESIA 2013: Indonesia tuan rumah SOM 1

JAKARTA-- Indonesia kembali memegang tongkat kepemimpinan forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) pada 2013 dengan mengawali berbagai kegiatan sebagai ketua menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Pejabat 1 (SOM 1) APEC.Pertemuan Tingkat Pejabat 1
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Januari 2013  |  05:25 WIB

JAKARTA-- Indonesia kembali memegang tongkat kepemimpinan forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) pada 2013 dengan mengawali berbagai kegiatan sebagai ketua menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Pejabat 1 (SOM 1) APEC.

Pertemuan Tingkat Pejabat 1 (SOM 1) APEC akan membahas kegiatan APEC ke depan di bawah tema serta prioritas APEC Indonesia 2013.

Siaran pers Kementerian Luar Negeri yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis (24/1/2013), menyebutkan, Indonesia pernah menjadi ketua dan tuan rumah APEC pada tahun 1994 yang melahirkan "Bogor Goals".

"Bogor Goals" menjadi dasar untuk perdagangan terbuka dan rezim investasi di kawasan Asia-Pasifik dengan target kerangka waktu untuk penerapan penuh perdagangan dan investasi bebas pada  2010 untuk ekonomi maju dan 2020 untuk ekonomi berkembang.

Pada awal  2013, lebih tepatnya dari 25 Januari hingga 7 Februari 2013, Indonesia akan secara resmi mengawali masa keketuaannya di APEC 2013. Kota Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC Indonesia 2013 pertama yaitu First Senior Officials Meeting (SOM 1).

Tema APEC Indonesia 2013 adalah "Resilient Asia Pacific, Engine of Global Growth". Tema ini menjawab tantangan situasi dunia yang tengah berada dalam pengaruh krisis keuangan dan ekonomi serta tentunya mendukung kepentingan nasional Indonesia.

Prioritas yang akan diangkat pada tahun ini adalah "Attaining the Bogor Goals (mewujudkan Bogor Goals), Sustainable Growth with Equity (mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata) dan Promoting Connectivity (memperkuat konektivitas).

Indonesia akan memajukan kepentingan nasional dengan mengusung inisiatif di antaranya mendorong investasi infrastruktur, membantu memastikan bahwa perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia, memperkuat kesiapsiagaan bencana, memperkuat peran UKM dan wanita dalam kegiatan ekonomi, dan mengarusutamakan isu-isu kelautan di APEC.

Total perdagangan Indonesia pada  1989 ke seluruh ekonomi anggota APEC adalah US$29,9 miliar, sekitar 78% dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia. Pada tahun 2011 ekspor Indonesia ke seluruh ekonomi anggota APEC mencapai US$289,3 miliar  sekitar 75%  dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia.

Dengan demikian telah terjadi peningkatan hampir 10 kali lipat, dari  1989 ke  2011, atau 22 tahun terakhir.

Nilai investasi dari ekonomi APEC ke Indonesia pada  2010 berjumlah US$9,26 miliar  dan meningkat pada  2011 menjadi US$10,7 miliar. Selain itu, pada  2011, 10 dari 20 anggota ekonomi APEC termasuk dalam 20 investor terbesar Indonesia.

SOM 1 APEC 2013 akan terdiri atas 44 pertemuan dari 26 sub-fora dan komite APEC. Di antara pertemuan tersebut, Indonesia akan menjadi ketua untuk pertemuan-pertemuan Anti-Corruption and Transparency Working Group (ACTWG), Policy Partnership on Food Security (PPFS), dan Counter-Terrorism Task Force (CTTF).

APEC yang didirikan pada tahun 1989 adalah forum kerja sama ekonomi kawasan Pacific-Rim dengan 21 anggota ekonomi. Anggota ekonomi APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hongkong, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Chinese Taipei, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam. (Antara/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top