Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INVESTASI DAERAH: PIP Salurkan Pinjaman Rp500 Miliar untuk Sulsel

MAKASSAR--Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan menyalurkan pinjaman senilai Rp500 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka pembangunan infrastruktur 10 ruas jalan dan 1 jembatan di Provinsi Sulawesi Selatan.Penandatangan
Hilman Hidayat
Hilman Hidayat - Bisnis.com 30 Desember 2012  |  01:24 WIB

MAKASSAR--Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan menyalurkan pinjaman senilai Rp500 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka pembangunan infrastruktur 10 ruas jalan dan 1 jembatan di Provinsi Sulawesi Selatan.Penandatangan perjanjian investasi antara PIP dan Pemprov Sulawesi Selatan tersebut dilakukan oleh Kepala PIP Soritaon Siregar dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Pinjaman tersebut berjangka waktu selama 5 tahun dengan bunga pinjaman sebesar 7,75%.Kepala PIP Soritaon Siregar mengatakan pinjaman investasi dari pemerintah tersebut merupakan alternatif untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek di daerah."Yang sangat membanggakan, ini adalah proyek pertama MP3EI [Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia]  yang dikoordinasikan oleh Pak Menhub [E.E. Mangindaan] dan yang menyambut pertama kali adalah Pak Syahrul," ujarnya di sela-sela acara penandatanganan perjanjian investasi antara PIP dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu (29/12).Soritaon menambahkan pemberian pinjaman dari PIP tersebut juga telah mempertimbangkan kapasitas pinjaman (borrowing capacity) dan kemampuan pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov. Sulawesi Selatan."Borrowing capacity Sulsel itu Rp2,3 triliun sementara pinjaman ini cuma Rp500 miliar atau kurang lebih seperempat dari kapasitas yang dimiliki. Saya yakin ini bisa diselesaikan oleh Sulsel," tuturnya.Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan mengharapkan pembenahan sejumlah ruas jalan tersebut dapat mendukung kegiatan ekonomi di wilayah yang dikenal sebagai produsen sejumlah komoditas di antaranya kakao, beras, jagung, dan rumput laut.Pembenahan infrastruktur tersebut, lanjutnya, dibutuhkan untuk mempersiapkan ekonomi daerah khususnya Sulawesi Selatan dalam rangka menghadapi tantangan ekonomi ke depannya.  "Kalau infrastruktur tidak siap, percepatan [ekonomi] tidak bisa dilakukan," tegasnya.Dalam paparan studi kelayakan yang disampaikan oleh konsultan independen, penetapan 10 ruas jalan tersebut berdasarkan hasil penentuan skala prioritas--jumlah penduduk, kondisi jalan, azas manfaat, potensi unggulan--dari 45 ruas jalan di Provinsi Sulawesi Selatan.Pembenahan ruas jalan tersebut dilatarbelakangi oleh disparitas antarwilayah yang mengakibatkan rendahnya aksesibilitas di kawasan tersebut.  Sebelumnya, PIP telah menyalurkan pinjaman percepatan infrastruktur serupa untuk tiga wilayah di Sulawesi, yakni Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Palu. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top