Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TARIF LISTRIK NAIK, Harga Jual Produk Naik 20%

News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  14:00 WIB
SEMARANG – Para pengusaha di Provinsi Jawa Tengah yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia Jateng siap menaikkan harga jual produk 10%-20%, seiring dengan kepastian kenaikan tatif tenaga listrik bagi pelanggan berkapasitas di atas 900 VA per 1 Januari 2013.
 
 
Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan para pengusaha di Jateng tidak ada pilihan lain selain bersiap menaikkan harga jual produk di pasaran, mengingat sejumlah kebijakan pada 2013 dinilai semakin memberatkan para pelaku industri, terutama kenaikan listrik dan upah minimum kabupaten/kota (UMK).
 
 
“Dengan adanya kenaikan tarif listrik dan UMK, mau tidak mau pembengkakan biaya itu akan kami bebankan kepada konsumen, harganya bakal naik sekitar 10%-20%, tergantung respons pasar,” tuturnya kepada Bisnis, Jumat (28/12/2012).
 
 
Dia mengatakan kenaikan harga jual produk tersebut kemungkinan juga akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat. Apabila pasar tidak merespons dengan baik, tidak ada pilihan lain, kecuali mengurangi produksi.
 
 
“Kami serba sulit, dengan membengkaknya ongkos produksi. Kalau tidak dibebankan kepada konsumen tidak mungkin. Meski begitu, hal itu mengandung risiko dapat mengurangi daya saing, terutama atas produk impor,” tuturnya.
 
 
Menurutnya, para pengusaha akhirnya pasrah menerima kebijakan pemerintah itu. Meski demikian, kemudahan juga diberikan kepada para pengusaha juga, seperti pemberian insentif pajak, penghapusan bea masuk impor bahan baku, kemudahan akses keluar masuk barang, peningkatan pelayanan publik, dan lainnnya.
 
 
“Pelaku industri dipastikan akan melakukan efiiensi besar-besaran. Namun demikian, efisiensi sebaiknya juga dilakukan Perusahan Listrik Negara, misalnya mengurangi atau mengganti pengunaan bahan bakar minyak untuk pembangkit dengan batu bara dan menertibkan tunggakan-tunggakan pelanggan,” ujarnya. (spr)
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Puput Ady Sukarno

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top