Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RADAR SOEKARNO-HATTA MATI: Hatta Rajasa Desak Modernisasi Alat Navigasi

JAKARTA—Pemerintah akan melakukan investigasi serta menginstruksikan adanya modernisasi peralatan  menyusul sempat tidak berfungsinya radar Bandara Soekarno-Hatta sehingga mengakibatkan jadwal penerbangan mengalami keterlambatan  kemarin
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  13:32 WIB

JAKARTA—Pemerintah akan melakukan investigasi serta menginstruksikan adanya modernisasi peralatan  menyusul sempat tidak berfungsinya radar Bandara Soekarno-Hatta sehingga mengakibatkan jadwal penerbangan mengalami keterlambatan  kemarin (16/12).

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan  matinya radar  di Bandara Soekarno-Hatta  tersebut memang tidak menimbulkan kerugian material yang besar, namun  seharusnya tidak boleh terjadi dalam dunia penerbangan.

"Ada sistem yang terbakar. Ini harus diinvestigasi dan saya sudah meminta agar dimodernisir untuk menjaga keamanan," kata Hatta menjawab pertanyaan wartawan di Istana Presiden hari ini, Senin (17/12/2012).

Hatta mengatakan  telah  menelepon Dirjen Perhubungan Udara untuk mendapatkan kronologis kejadian yang menyebabkan matinya radar tersebut.

Seperti diketahui  sebanyak 101 jadwal  penerbangan domestik dan internasional di Bandara Soekarno-Hatta  Cengkareng mengalami keterlambatan atau delay  pada Minggu malam (16/12/2012) akibat terbakarnya salah satu uninterrupted power supply (UPS) di bandara tersebut.

"Kalau dari segi material saya kira ini tidak terlalu besar. Akan tetapi di dalam dunia penerbangan hal seperti itu tidak boleh terjadi," kata Hatta.  (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top