Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PETI KEMAS kosong menumpuk lagi di Priok

JAKARTA: Kegiatan penumpukan peti kemas kosong di dalam Pelabuhan Tanjung Priok kembali marak. Padahal idealnya peti kemas eks impor maupun kegiatan pengapalan antarpulau (domestik) itu tidak di tumpuk di dalam kawasan lini satu pelabuhan.Widijanto,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  09:23 WIB

JAKARTA: Kegiatan penumpukan peti kemas kosong di dalam Pelabuhan Tanjung Priok kembali marak. Padahal idealnya peti kemas eks impor maupun kegiatan pengapalan antarpulau (domestik) itu tidak di tumpuk di dalam kawasan lini satu pelabuhan.Widijanto, Ketua Komite Tetap Kepabeanan dan Perpajakan Import Eksport Kadin DKI Jakarta menyesalkan lemahnya pengawasan manajemen Pelindo II Tanjung Priok yang memperbolehkan peti kemas kosong di timbun di dalam pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.Padahal, kata dia, disisi lain fasilitas pelabuhan saat ini sangat kekurangan areal lapangan penumpukan untuk menampung peti kemas berisi kargo impor maupun ekspor.“Akibatnya barang impor yang baru tiba di pelabuhan langsung di over brengen atau pindah lokasi penumpukan ke lini 2 maupun keluar pelabuhan. Ini mengakibatkan  biaya tambahan bagi pemilik barang,” ujarnya kepada Bisnis pagi ini.Dia mengatakan  seharusnya kawasan pelabuhan tidak di peruntukkan menumpuk peti kemas kosong, karena selain biaya penumpukannya juga murah juga berpotensi menghambat laju distribusi.Apalagi, kata dia, manajemen Pelindo II Tanjung Priok telah melaksanakan program penataan lahan dengan membongkar sejumlah fasilitas perkatoran dan gudang di pelabuhan itu untuk di alih fungsikan sebagai lapangan penumpukan. “Tetapi nyatanya lapangan tersebut saat ini hanya di pergunakan untuk menimbun peti kemas kosong,” tuturnya.Syamsul Hadi, Ketua Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) mengusulkan agar manajemen pelabuhan Tanjung Priok melarang semua jenis peti kemas kosong di tumpuk di dalam kawasan pelabuhan. “Pelindo II Tanjung Priok mesti tegas, seharusnya memang peti kemas kosong di relokasi keluar pelabuhan. (k1/arh)

 

BACA JUGA:

Skandal seks DPR mulai terkuak

Kekhawatiran data China pukul saham pertambangan

Hasil F1 Monaco, Webber juaranya

Rossi masuk Honda gantikan Stoner?

Nilai tukar rupiah, gimana hari ini?

 

  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top