Tak ada pembatasan capital inflow pada 2011

JAKARTA: Otoritas bursa dan otoritas pasar modal belum berencana membatasi aliran dana asing yang masuk pada tahun depan, meski tahun ini pemodal asing membukukan nilai pembelian bersih (nett buy) sebesar Rp22 triliun.Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  13:12 WIB

JAKARTA: Otoritas bursa dan otoritas pasar modal belum berencana membatasi aliran dana asing yang masuk pada tahun depan, meski tahun ini pemodal asing membukukan nilai pembelian bersih (nett buy) sebesar Rp22 triliun.Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menilai realitas tersebut belum sampai pada tahap membayakan pasar, karena kenaikan bursa saham Indonesia tidak semata-mata didorong dana asing.Capital inflow yang masuk pada 2010 belum mengkhawatirkan karena angkanya tidak terlalu besar dan arusnya tidak deras, tutur Ito kepada pers sore tadii.Di Indonesia, lanjutnya, pemodal domestik masih mendominasi pergerakan bursa saham dibandingkan dengan pemodal asing. Kenaikan indeks terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang masih kuat.Kepala Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum (PBI) Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Robinson Simbolon mengatakan pihaknya belum berencana mengatur regulasi khusus untuk mengantisipasi dana asing yang masuk.Kami belum akan membuat peraturan apapun untuk membatasi dana asing yang masuk. Sampai sekarang kan dana asing tersebut masih positif di pasar modal, tuturnya.Sebelumnya, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sepakat mensinkronisasi kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2011. Salah satu sinkronisasi itu adalah mengantisipasi dana asing yang masuk, di samping pengendalian inflasi. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rini Yustiningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top