Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pupuk Indonesia Bakal Bangun 2 Pabrik Bahan Baku Kaca Berkapasitas 600.000 Ton

Pupuk Indonesia bakal membangun 2 pabrik soda ash dengan total kapasitas 600.000 ton untuk menekan impor bahan baku kaca.
PT Pupuk Indonesia Holding Company, disingkat PIHC, adalah perusahaan induk untuk badan usaha milik negara dalam bidang pupuk di Indonesia. PIHC berkedudukan di Jakarta. /Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia Holding Company, disingkat PIHC, adalah perusahaan induk untuk badan usaha milik negara dalam bidang pupuk di Indonesia. PIHC berkedudukan di Jakarta. /Pupuk Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) berencana membangun 2 pabrik soda ash berkapasitas masing-masing 300.000 ton untuk memasok kebutuhan bahan baku industri kaca hingga keramik.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan selama ini soda ash dalam negeri masih 100% impor dengan volume permintaan mencapai 1,2 juta ton per tahun.

"Makanya, kami akan bangun pabrik soda ash berkapasitas 300.000 ton per tahun di Bontang dan 300.000 ton lagi di Gresik," kata Rahmad, dikutip Minggu (3/3/2024).

Untuk diketahui, soda ash merupakan produk turunan gas alam setelah diproses LNG menjadi amonia. Pupuk Indonesia kini memiliki kapasitas produksi amonia hingga 6,5 juta ton per tahun.

Dengan potensi permintaan dalam negeri dan kemampuan yang dimiliki, perusahaan pelat merah ini berkomitmen membangun pabrik soda ash melalui anak usahanya yaitu PT Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresk di Gresik, Jawa Timur.

Adapun, pembangunan 2 pabrik ini dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, Rahmad menuturkan, pihaknya akan mulai membangun pabrik mulai akhir 2024.

Selain pabrik soda ash, Pupuk Indonesia juga berencana membangun 2 pabrik pupuk NPK berbasis nitrat di Bontang dan Cikampek, Jawa Barat. Pasalnya, jenis pupuk tersebut masih 100% diimpor dari Eropa dan China.

Adapun, pabrik pupuk NPK nitrat di Bontang akan dibangun oleh PT Pupuk Kaltim dengan kapasitas sebesar 100.000 metrik ton per tahun dan pabrik di Cikampek akan dibangun PT Pupuk Kujang dengan volume kapasitas yang sama.

Tahap kedua, pabrik pupuk NPK di Bontang akan dibangun pada 2026 setelah pabrik pertama rampung. Dengan demikian, Pupuk Indonesia akan memproduksi 200.000 ton per tahun dalam kurun beberapa tahun ke depan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper