Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Otorita Yakin Investasi di IKN Tembus Rp40 Triliun 2024, Lampaui Tahun Lalu

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) optimis geliat investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal melanjutkan akselerasinya pada tahun ini.
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) optimis geliat investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal melanjutkan akselerasinya pada tahun ini.

Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono menuturkan pihaknya yakin investasi di IKN sepanjang 2024 bakal lebih moncer dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tembus Rp41,4 triliun.

"Kita bisa lihat 2023 kemarin dalam periode 4 bulan mulai September sampai Desember itu bisa sekitar Rp41 triliun jadi kita optimislah itu sesuatu yang bisa dicapai lebih dari itu," jelasnya dalam Media Briefing, dikutip Jumar (19/1/2024).

Saat dikonfirmasi lebih lanjut berapa nilai pasti investasi yang ditargetkan OIKN pada tahun ini, Agung enggan menjawabnya secara gamblang.

"Tentu ada target tapi kita belum belum bisa kita sampaikan sekarang," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, sepanjang 2023 OIKN mencatat realisasi komitmen investasi di IKN tembus Rp41,4 triliun.

Capaian tersebut diraih melalui 3 tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) yang terhitung telah dimulai sejak September 2023 - Desember 2023.

Namun, realisasi investasi pada 2023 itu meleset dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp45 triliun. Pihak Otorita menjelaskan alasan yang menyebabkan tidak tercapainya target investasi itu karena terdapat sejumlah proyek yang mundur di groundbreaking pada 2024.

Di samping itu, mundurnya jadwal groundbreaking sejumlah proyek di IKN tersebut juga terjadi karena bertabrakan dengan hari libur Natal 2023 dan Tahun baru 2024 atau Nataru.

"Kita tahu jadwal groundbreaking yang kemarin pada akhir tahun itu sudah mendekati sekali hari libur. Jadi, beberapa perusahaan belum siap dan juga yang pasti di lapangan, ya sederhana saja seperti event organizer pun jumlahnya sudah terbatas menjelang akhir tahun," pungkas Agung. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Alifian Asmaaysi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper