Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres pembangunan Hotel Nusantara yang diinisiasi oleh Konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma atau Aguan.
Mengacu pada informasi yang dibagikan pada laman Instagram resmi @ikn_id, kunjungan Presiden Jokowi ke proyek Hotel Nusantara tersebut didampingi oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono.
"Jadi memang saya sampaikan yang didahulukan itu investor dalam negeri dulu," jelas Jokowi singkat dalam unggahan otorita IKN, Rabu (20/12/2023).
Dari visual yang ditampilkan, konstruksi hotel milik bos kawasan SCBD tersebut mulai tampak berdiri. Setidaknya, sudah terdapat 5 lantai hotel yang mulai terbangun kerangka konstruksinya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono menyebut, hingga awal Desember 2023 pembangunan Hotel Nusantara milik Aguan Cs progresnya dilaporkan telah mencapai 35%.
"Saya dapat laporan dan saya laporkan juga di hari ini, progres (Hotel Nusantara) pembangunannya yang September baru melaksanakan groundbreaking sekarang sudah 35%," tutur Agung saat ditemui di Jakarta.
Baca Juga
Agung menjelaskan, pesatnya progres pembangunan milik swasta tersebut menjadi bukti bahwa mega proyek IKN saat ini nyata keberadaannya serta telah mendapat banyak atensi dari sejumlah pelaku usaha.
Untuk diketahui, Konsorsium Nusantara sendiri terdiri dari 10 perusahaan kelas kakap dalam negeri. Di antaranya, Agung Sedayu Group milik Aguan-Sugianto Kusuma, Salim Grup milik Anthony Salim, Sinarmas milik Franky Wijaya, Pulauintan milik Pui Sudarto dan Djarum milik Budi Hartono.
Selanjutnya, ada Wings Group milik Wiliam Katuari, Adaro milik TP Rahmat/Boy Tohir, Barito Pacific milik Prajogo Pangestu, Mulia Group milik Eka Tjandranegara, hingga Astra Group milik Soeryadjaya.
Sebelumnya, Konsorsium Nusantara telah melaksanakan groundbreaking pembangunan Hotel Nusantara yang merupakan hotel bintang 5 perdana di IKN pada 21 September 2023.
Adapun, total nilai investasi yang diguyurkan oleh konsorsium Nusantara khusus pada proyek mixed used development berupa mal, hotel dan perkantoran di IKN dilaporkan mencapai Rp20 triliun.
Selain menggarap Hotel bintang 5 pertama di IKN, konsorsium ini juga dilaporkan berencana menggarap proyek kebun raya (botanical garden). Dengan demikian, total nilai investasi yang diguyurkan oleh Aguan Cs di IKN dilaporkan mencapai Rp40 triliun.